Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

Hindari Macet Saat Kampanye Jokowi di Karawang, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Suasana di luar halaman Stadion Singaperbangsa Karawang pada Senin (8/4/2019), saat jelang persiapan Kampanye Akbar Jokowi-Ma'ruf Amin.
banner 468x60

BaskomNews.com – Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo akan menggelar kampanye akbar di Stadion Singaperbangsa, Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Karawang, pada Selasa (9/4 2019).

Terkait hal tersebut polisi menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk menghindari kemacetan akibat konsentrasi massa. Untuk melayani pengguna jalan, Satlantas Polres Karawang menyiagakan 410 personel di sepanjang jalan yang dilalui Jokowi.

banner 336x280

“Kami akan lakukan rekayasa lalu lintas karena diprediksi terjadi penumpukan kendaraan,” kata Kasatlantas Polres Karawang AKP Bariu Bawana, dilansir dari detikcom, Senin (8/4/2019).

AKP Bariu menjelaskan, rekayasa lalu lintas akan dimulai sekitar pukul 8.00 WIB. Titik prioritas, adalah sepanjang Jalan Ahmad Yani mulai dari Mega M hingga perempatan Pemda Karawang. Meski begitu, kendaraan roda 2 dan 4 masih boleh melintas. “Sedangkan truk dilarang masuk Ahmad Yani, dan dialihkan ke Jalan lingkar luar Karawang,” ucapnya.

“Truk dari arah Karawang Barat dialihkan via Tanjung Pura lanjut ke Jalan Baru Klari. Kendaraan dari Karawang Timur kita alihkan via Johar ke arah Jalan Baru Klari,” jelas Bariu menambahkan.

Menurutnya dari hasil rapat terakhir, Jokowi menggunakan helikopter dan mendarat di lapangan Galuh Mas, Karawang Barat. Rombongan langsung menuju Stadion Singaperbangsa menggunakan rute Jalan Perumnas Telukjambe dan Jalan Interchange Karawang Barat.

Sementara itu di Bundaran Mega M, tidak terjadi pengalihan arus. “Karena kegiatan di pagi hari, masih banyak pelayanan dari instansi lain dan banyak aktivitas warga. Jadi tidak ada pengalihan, berdasarkan prioritas dan selektif saja. Namun apabila kendaraan menumpuk, kita alihkan jalur via Jalan Panatayuda 1,” katanya.

Kepolisian juga telah menyiapkan 7 kantong parkir di sekitar Kompleks Pemkab Karawang untuk massa yang datang. Jika tak cukup maka kepolisian akan membuat sistem parkir darurat.

“Bila masih tak menampung, kita buat parkiran sepenggal-sepenggal (setengah jalan) agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” tandas AKP Bariu.(red)

banner 336x280