BaskomNews.com – Pertandingan babak play-off Grup E Liga 2 Indonesia yang digelar di Stadion Manahan Solo yang diikuti empat tim yaitu Persika Karawang, Persiraja Banda Aceh, Celebest PC Palu, dan Persepam Madura, mulai tanggal 10 hingga 16 Oktober mendatang.
Media Officer Persis Solo, Budi Cahyono mengatakan, bahwa keempat tim sudah datang di Kota Solo, dan mereka akan bertanding mulai di Stadion Manahan, Selasa (10/10), pukul 15.30 WIB antara Persiraja Banda Aceh melawan Persepam Madura, kemudian kedua pukul 19.00 WIB antara Celebest FC Palu melawan Persika Karawang.
“Pertandingan hari kedua di Stadion Manahan Solo, Jumat (13/10), pukul 15.30 WIB antara Persepam versus Celebest, dan pukul 19.00 WIB, Persika Karawang versus Persiraja dan pada hari terakhir, Senin (16/10), pukul 15.30 WIB, pertandingan digelar dua tempat berbeda, di Stadion Manahan Solo, Persiraja versus Celebest, dan di Stadion Sriwedari Solo, antara Persika versus Persepam,” katanya.
Dikatakan Asisten Pelatih Persika Karawang Heri mengatakan datang ke Solo dengan membawa 19 pemain dan ada tambahan tiga pemain baru untuk menambah kekuatan timnya.
“Kami sudah siap seluruhnya untuk tetap bertahan di Liga 2 tahun ini,”ujarnya.
Asisten Pelatih kiper Persiraja Banda Aceh, Sri Riyadi mengatakan timnya datang dari jauh di ujung Pulau Sumatera dengan membawa 20 pemain ingin yang terbaik dan tetap bertahan di Liga 2 Indonesia.
“Semua tim memang ingin lolos babak play-off ini, pertandingan akan berjalan seru dan menarik. Setiap pertandingan dianggap final,” katanya.
Asisten Pelatih Celebest FC Palu Wayan Sukadana mengatakan datang ke Solo dengan membawa 23 pemain dan lima di antaranya, pemain baru untuk menambah kekuatan baru pada babak play-off ini.
“Kami banyak memberikan kesempatan pemain lokal untuk ikut dalam Liga 2 Indonesia, dan ada lima tambahan sebagian besar dari Bali United ,” katanya. Seperti dilansir antaranews.com
Sementara Asisten Pelatih Persepam Madura Suhemi mengatakan timnya dengan kekuatan 24 pemain datang ke Solo siap bertempur meski lawan semuanya juga ingin kemenangan untuk membuka peluang.
“Kami sudah mengenal Stadion Manahan Solo, yang menjadi sejarah timnya bisa lolos ISL pada liga sebelumnya,” katanya. (red)
















