BaskomNews.com – Pasca peristiwa keracunan belasan warga yang diduga akibat menghirup gas PT. Pindo Delli 2, Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana berjanji akan menurunkan tim auditor independen untuk memeriksa instalasi di pabrik kertas tersebut.
Sementara Polres Karawang, terus menyelidiki kasus keracunan warga yang terjadi berulang kali tersebut.
Pasca kejadian berlangsung, Bupati, Kapolres dan Dandim langsung terjun ke lokasi untuk memeriksa langsung kondisi di lapangan. Dan saat MAP Instalasi PT. Pindo Delli 2 dicek bupati langsung, kondisinya memang sudah karatan.
Sementara pihak PT. Pindo Delli 2 berdalih akan mengganti instalasi sekitar bulan Juni mendatang.
“Saya sempat minta MAP instalasi yang terpasang di situ, ternyata sudah karatan. Katanya mereka (pihak pabrik) mau mengganti instalasi itu bulan Juni mendatang,” kata Bupati, Selasa (15/5/2018).
Sementara untuk proses penyidikan, sambung bupati, diserahkan langsung ke Polres Karawang. Sedangkan pihaknya (Pemkab Karawang) akan lebih ke arah melakukan kajian ulang terhadap semua perijinan PT. Pindo Delli 2.
Yaitu untuk memastikan, masih layak atau tidaknya Pindo Deli II untuk tetap beroperasi. Termasuk mempertimbangkan 700-an buruh yang bekerja di pabrik tersebut.
Kapolres Karawang, AKBP Slamet Waloya menuturkan, sedikitnya 16 warga mengalami keracunan akibat kebocoran caustic soda di PT. Pindo Deli Pulp And Paper Mils 2.
Sejumlah keterangan saksi dan korban sudah dimintai keterangan. Kepolisian untuk melakukan pengembangan kasus kebocoran gas yang terjadi berulangkali.
“Kita masih selidiki, apakah kasus ini memang ada kelalaian atau tidak. Sejumlah keterangan masih kita kumpulkan. Ini kejadian yang sudah berlangsung kesekian kalinya,” kata Kapolres. (red)














