BaskomNews.com – Saat akan mewncoba berdialog dengan 2 anggota DPRD Karawang Fraksi Demokrat, yaitu H. Ahmad Rifa’i dan Pendi Anwar, tiba-tiba saja beberapa anggota FPI Karawang tersulut emosi saat melihat keberadaan Hitlet Nababan dalam satu ruangan Paripurna DPRD Karawang, Selasa (22/5/2018).
“Oh… ini orangnya,” tutur beberapa anggota FPI Karawang.
Situasi ricuh ini disaksikan langsung oleh para awak media, baik cetak, online maupun televisi nasional. Suasana semakin tidak kondusif, karena beberapa anggota FPI terus berusaha memukuli Hitler Nababan yang saat itu terus dilerai oleh H. Ahmad Rifai dan Pendi Anwar.
Beberapa anggota FPI lain justru ikut melerai dan memisahkan, agar masa yang tersulut emosi bisa lebih bersabar. “Sabar… sabar… sabar, istigfar…. istigfar…. istigfar,” teriak salah seroang masa FPI, yang kemudian langsung disambut teriakan “Allahu’akbar…. Allahu’akbar”, dari masa FPI.
Kemudian, Hitler Nababan diamankan ke dalam satu ruangan. Penjagaan juga dilakukan oleh beberapa anggota Satpol PP Karawang.
Tidak berselang lama, Kasat Intel Polres Karawang dan Kapolsek Karawang Kota juga hadir di lokasi untuk mengamankan situasi.
Sebagian anggota FPI berjaga di luar gedung Paripurna DPRD Karawang, sambil menunggu kedatangan Ketua DPRD Karawang, H. Toto Suripto, sambil terus mendesak agar Hitler Nababan meminta maaf secara kelembagaan atas perbuatannya.
Sekitar pukul 14.45 WIB, Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya terlihat “turun gunung” danhadir di lokasi untuk mengamankan situasi. Tak luput pula, Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) juga terlihat hadir di lokasi.
Di hadapan masa FPI, Anggota Fraksi Demokrat sendiri menjelaskan, jika sebenarnya kehadiran Hitler Nababan sendiri untuk memintaa maaf. Namun karena situasi “keburu” ricuh, akhirnya menjadi tidak kondusif.
Sementara itu, akibat dipukuli beberapa anggota FPI yang tersulut emosi ini, Hitler Nababan sendiri mengalami pendarahan. Belum jelas Hitler Nababan mengalami luka di bagian apa. Karena sampai berita ini masuk meja redaksi, Hitler Nababan masih diamankan dalam satu ruangan di ruangan Paripurna DPRD Karawang. (pls/red)








