Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

Viral di Medsos, Wanita 3 Anak Tinggal di Kontrakan Reyot: Subhanallah…Ini yang Dilakukan Karyawan Toyota

banner 468x60

“Dulu, beberapa tahun silam, saya ke Karawang karena kabur dari rumah, untuk menemui lelaki yang kemudian menjadi suami saya, hingga memiliki anak tiga”

BaskomNews.com – Sempat viral di media sosial, seorang wanita bersama tiga anaknya yang masih kecil-kecil, tinggal di sebuah petakan kontrakan reyot (maap), yang tak terpakai, di dekat Pabrik PT Nobi Angkasa, Gang Mangga Besar, Desa Walahar, Klari, Karawang. Wanita yang diterlantarkan oleh suaminya itu, kondisi kehidupannya sangat mengenaskan. Dan jelang malam takbiran, sekelompok Karyawan PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang tergabung dalam Karyawan Toyota Peduli (KTP), menemuinya.

Dalam moment itu, KTP memberikan santunan berupa uang, untuk membantu wanita tersebut beserta tiga anaknya, berlebaran. Berbagi kebahagiaan Idul Fitri dengan warga yang membutuhkan, itulah misi yang dilakukan KTP.

banner 336x280

Menempuh perjalanan yang cukup melelahkan, tepat di depan tanah kosong, di ujung gang dekat pabrik PT. Nobi Angkasa, tampak sebuah petakan di deretan bangunan rumah kontrakan tak terpakai (sudah hampir ambruk), dengan lampu menyala. Di dalam petakan reyot (maap) itulah, wanita yang kemudian diketahui bernama Emi Kamelia (35) beserta tiga anaknya itu tinggal.

Emi merupakan wanita, yang ditinggal (diterlantarkan) suaminya, dengan tiga orang anak yang masih kecil-kecil, tanpa pekerjaan dan memiliki penghasilan. Mereka tinggal di sebuah bekas kontrakan petak (sudah tak terpakai), plus bangunan yang nyaris roboh.

Tanpa mengetuk pintu, hanya mendengar suara kendaraan yang hendak parkir di depan tempat tinggalnya itu, Emi langsng keluar dan menyambut Relawan KTP. “Maap mau ketemu siapa pak?” ucap Emi dengan tatapan kosong, saat Relawan KTP menemuinya.

“Ini tempat tinggal Bu Emi? Kami mau menemui Bu Emi,” ujar Defri, salah satu Relawan KTP, menimpali Emi.

Di petakan kontrakan inilah Emi dan tiga anaknya tinggal

Singkat cerita, Emi kemudian memperkenalkan dirinya dan terkibat percakapan dengan Relawan KTP. Wanita asal Jalan Soekarno-Hatta, Bandung itupun kemudian menceritakan kehidupannya, hingga dirinya berada di Karawang, mempunyai tidak anak dan hidup dari belas kasihan orang.

“Dulu, beberapa tahun silam, saya ke Karawang karena kabur dari rumah, untuk menemui lelaki yang kemudian menjadi suami saya, hingga memiliki anak tiga. Tapi kehidupan rumah tangga saya dengan lelaki itu tidak normal. Dia sering memperlakukan saya dengan kasar, dia tidak punya pekerjaan, hingga mencampakkan saya dan anak-anak, kemudian pergi entah kemana,” ujar Emi.

Hingga akhirnya, Emi dan tiga anaknya hidup kesusahan, dan tinggal di petakan kontrakan yang tak terpakai. “Untuk makan sehari-hari, saya dikasih oleh katering pabrik. Ini listrik juga dikasih oleh orang sini. Kalau ada yang nyuruh kerjain ini atau itu, saya lakukan, dan alhamdulillah dapat uang buat tambahan makan,” ucapnya.

Usai Emi menceritakan kehidupannya itu, Relawan KTP kemudian mengeluarkan amplop berisi uang sebesar Rp 1,5 juta, yang merupakan titipan dari Ketua KTP Asep Mulyana, untuk diserahkan kepada Emi. “Ini ada titipan dari Karyawan Toyota Peduli, buat ibu. Alakadarnya, mudah-mudahan bisa sedikit membantu untuk berlebaran besok,” ujar Relawan KTP, seraya menyerahkan amplop tersebut.

Kepada BaskomNews.com, Ketua KTP Asep Mulyana mengatakan, bantuan itu hanyalah santunan ala kadarnya, untuk sekidik membantu wanita tersebut bersama anaknya dalam berlebaran Idul Fitri.

“Saya sedang memikirkan jalan penghasilan buat ibu itu. Ya minimal dia punya penghasilan sendiri, untuk kebutuhan hidup dirinya bersama anak-anaknya. Mungkin kita akan bantu permodalan untuk ibu itu membuka usaha,” kata Asep. (SiD)

banner 336x280