“Perlindungan perempuan tidak hanya melindungi fisiknya saja. Tapi perasaan dan batinnya juga perlu dijaga”
BaskomNews.com – Perlindungan perempuan harus dimulai dengan sikap. Meski diperbolehkan oleh agama dan aturan Indonesia dengan sejumlah syarat, tapi sisi kebatinan seorang perempuan harus dijaga, salah satunya komitmen pejabat publik untuk tidak berpoligami.
Hal itu diungkapkan Cawagub Jabar, Dedi Mulyadi, dalam debat ketiga Pilgub Jabar, di Grand Ball Room Sudirman, Jumat (22/6/2018). Pernyataan itu dilontarkan Dedi Mulyadi saat menjawab pertanyaan guru besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Elly Malihah dalam menyikapi perlindungan perempuan dan disabilitas.
“Perlindungan perempuan tidak hanya melindungi fisiknya saja. Tapi perasaan dan batinnya juga perlu dijaga,” ucap Dedi Mulyadi.
“Jadi sebaiknya, pejabat publik untuk tidak berpoligami,” kata Dedi Mulyadi. (SiD)












