Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

Resah, Pengamen Peminta Paksa di Situ Buleud Dirazia Satpol PP

Foto PR.
banner 468x60

“Sudah banyak yang laporan, kami akan gencar lakukan razia terutama bagi mereka yang mengamen dengan memaksa,”

BaskomNewws.com – Masyarakat baik dari Purwakarta maupun luar kota resah dengan kehadiran para pengamen yang meminta paksa di area Situ Buleud. Bahkan para pengamen ini pun tidak mencerminkan sebagai pribumi Purwakarta karena berpakaian serampangan.

Keresahan masyarakat ini langsung ditanggapi‎ oleh ‎Satpol PP Kabupaten Purwakarta. Para pengamen akhirnya dirazia dan diamankan oleh aparat sipil pemerintah tersebut.

banner 336x280

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Seksi Operasi Penindakan Ketertiban Umum Satpol PP Purwakarta, Teguh Juarsa. Menurut dia, setelah mendapatkan laporan warga, pihaknya langsung melakukan patroli.

“Sudah banyak yang laporan, kami akan gencar lakukan razia terutama bagi mereka yang mengamen dengan memaksa,” kata Teguh di Kantor Dinas Satpol PP Kabupaten Purwakarta, Jalan Gandanegara, Kabupaten Purwakarta pada Sabtu 14 Juli 2018.

Selain berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Purwakarta, Teguh pun berjanji akan berkoordinasi dengan elemen paguyuban pengamen. Hal ini diharapkan agar para pengamen ini menerima edukasi dan arahan.

“Apalagi dalam setiap minggunya, kunjungan wisatawan ke Kabupaten Purwakarta terus alami peningkatan. Bahkan seperti diketahui untuk wilayah Jabar, Purwakarta menempati peringkat 1 daerah yang sering dikunjungi wisatawan,” katanya.

Teguh pun menambahkan,‎ sikap persuasif terus dilakukan kepada pengamen yang terjaring razia ini. Tetapi sayangnya mereka kembali lagi bahkan terkadang kucing-kucingan dengan anggota Satpol PP yang berpatroli.

Oleh karenanya Teguh pun berjanji akan terus gencar melakukan razia dan patroli di beberapa titik. Titik-titik ini di antaranya adalah di areal Situ Buleud, Wisata Kuliner Tjeplak dan Perempatan Sadang. Hal ini dikarenakan daerah-daerah tersebut merupakan tempat para pengamen yang kerap memaksa ini berada.

“Sehingga jikalau nanti mendapatkan pengamen maksa,langsung saja lapor kepada petugas di lapangan. Karena yang jelas kita ingin memberikan rasa nyaman dan tertib di masyarakat,” kata Teguh.(PR/red)

banner 336x280