“Ginjalnya keruh. Seharusnya bersih, (maap) kencingnya mengandung darah”
BaskomNews.com – Seorang bocah berusia 10 tahun, warga Dusun Bayur 1, Lemah Duhur, Tempuran, Karawang, harus berjuang melawan sakit yang dideritanya, karena keterbatasan perekonomian orang tuanya. Dua pekan lebih, bocah bernama Ananda Salwa Azzahra ini dirawat di ruang Rawamerta 154 RSUD Karawang. Dia, menderita bocor ginjal.
“Harusnya hari ini anak saya dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Tapi karena keterbatasan ekonomi, rujuknya kita tunda dulu,” ujar Fajar Sidiq, ayahanda si bocah.
Untuk sementara, lanjut dia, putrinya akan dibawa pulang ke rumahnya dulu, sambil nantinya berembuk dengan keluarganya, terkait kelanjutan penanganan sakit yang diderita bocah tersebut.
“Alasan lain kenapa kita tunda rujuk ke RSCM karena kata dokter kalau langsung ke IGD RSCM, penanganannya akan lama. Jadi dianjurkan pulang dulu,agar bisa dirujuk ke poli. Biar penanganannya cepet. Kita juga terbentur biaya transportasi dan selama di sana (RSCM), katanya.
Saat pertama masuk ke ruang perawatan RSUD Karawang, jelas Fajar, kondisi anaknya sangat mengkhawatirkan.
“Ginjalnya keruh. Seharusnya bersih, (maap) kencingnya mengandung darah. Jadi proteinnya kebuang lewat buang air kecilnya. Jadi timbulnya cairan di badan,” ucapnya. (SiD)






