Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

Tak Bisa Tampung Pelatihan Kerja, BLK Karawang Alasan Keterbatasan Anggaran

Para Pancaker di Karawang sedang mengikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) di BLK Karawang, Kamis (19/7/2018).
banner 468x60

“Anggaran untuk pelatihan berbasis kompetensi yang digelontarkan dari APBD Rp 1,6 miliar,”

BaskomNews.com – Balai Latihan Kerja (BLK) di Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karawang mengaku kewalahan untuk menampung kegiatan pelatihan kerja bagi para calon tenaga kerja (Pencaker).

Pasalnya, BLK Karawang beralasan soal keterbatasan anggaran untuk kegiatan pelatihannya. “Anggaran untuk pelatihan berbasis kompetensi yang digelontarkan dari APBD Rp 1,6 miliar,” kata Djoehari SE, Kepala BLK Karawang, Kamis (19/7/2018).

banner 336x280

Menurutnya, Pencaker yang ikut mendaftar Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) sekitar 4.023 orang,  sementara yang sudah ikut pelatihan sebanyak 864 orang, serta sudah diterima bekerja sebanyak 518 orang.

“Sampai bulan Juni 2018 yang sudah terserap sekitar 61 persen, tapi masih ada sampai akhir tahun, karena target kita 75 persen,” katanya.

Selain anggaran sarana dan prasarana yang kurang memadai seperti gedung, sambung Djoehari, alat-alat praktek yang sudah mulai rusak juga membutuhkan peremajaan. “Itu menjadi faktor keterbatasan kita untuk mengakomodir semua pendaftar PBK,” timpalnya.

Atas persoalan ini, Djoehari berharap agar Pemkab Karawang bisa memprioritaskan kebutuhan BLK saat ini. Karena menurutnya, perusahaan sekarang sudah mulai melirik para Pencaker hasil dari pelatihan BLK.

Karena secara kualitas jauh dari Pencaker masyarakat umum. “BLK sekarang sudah ada jejaring dengan 7 perusahaan, bilamana ada yang butuh rekrutmen langsung minta ke BLK,” pungkasnya. (pls)

banner 336x280