Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

Gara-gara Ini Nelayan Cilamaya ‘Ganti Profesi’

Nelayan Karawang. (foto net)
banner 468x60

Sebagian harta tersebut telah diangkat dan disimpan di Kementrian Kelautan dan Perikanan, sebagian lagi masih tersimpan di dasar laut perairan Tangkola Cilamaya Wetan Karawang.

BaskomNews.com – Laut Cilamaya di Kabupaten Karawang banyak tersimpan harta karun peninggalan VOC. Sejak tahun 1995 nelayan di sana sudah menemukan bangkai kapal peninggalan Tiongkok dan peti yang berisikan koin koin peninggalan VOC.

Sebagian harta tersebut telah diangkat dan disimpan di Kementrian Kelautan dan Perikanan, sebagian lagi masih tersimpan di dasar laut perairan Tangkola Cilamaya Wetan Karawang.

“Sejak itulah nelayan disana berburu harta karun dengan cara menyelam bebas,” kata M. Abdul Hidayat Dirjen Pengelolaan ruang laut KKP, Senin (20/8/2018).

banner 336x280

Hal tersebut terungkap oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) saat melakukan ekspos terkait pengembangan wisata terpadu di Karawang. “Ada beberapa bangkai kapal Tiongkok yang di duga membawa koin yang di pakai oleh VOC,” jelasnya.

Ditemukannya bangkai kapal Tiongkok oleh KKP pada tahun 2017 dan rencannya akan dijadikan wisata laut. “Bagi para penyelam nanti, akan ada kapal tiongkok beserta isinya. Air di sana sangat jernih. Hanya dengan waktu 30 menit kita sudah sampai ke lokasi,” ujarnya.

Kemudian di tempat yang sama disampaikan Bukhori kepala Desa Sukakerta Cilamaya Wetan, penemuan bangkai kapal oleh para nelayan itu sudah lama dan pernah ramai pada tahun 1995. Kemudian masyarakat di sana menyebut karang kapalan.

“Dulu masyarakat disana pernah dilarang, bahkan banyak kolektor yang berdatangan,” jelasnya.

Harapan pemerintah agar bisa menjaga agar tidak ada yang sembarangan mengambil harta karun di perairan Cilamaya. “Di beberapa titik banyak peti-peti yang berisikan koin-koin VOC. Bahkan banyak benda berharga di dalam bangkai kapal Tiongkok tersebut,” pungkasnya.

Pemaparan dari pihak kementrian kelautan dan perikanan terkait wisata bahari terpadu di perairan cilamaya dihadiri oleh Bupati Karawanh, Sekda dan beberapa pejabat terkait di ruang rapat Bupati (pls)

banner 336x280