“Kami merasa resah adanya isu yang akan menimbulkan konflik. Kami berharap bahwa demokrasi kali ini adalah wujud yang harus disukseskan oleh Pemerintah Karawang dan semua masyarakat,”
BaskomNews.com – Ikatan Mahasiswa Karawang (IMAKA) yang tergabung dalam lima universitas di Karawang menolak adanya rencana kegiatan Deklarasi #2019GantiPresiden ataupun #2019TetapJokowi.
Dengan cara melakukan aksi demonstrasi, para mahasiswa meminta agar Pemkab Karawang juga ikut menolak rencana deklarasi tersebut dan meminta lebih mengedepankan kepentingan kondusivitas Karawang dalam menghadapi Pilpres 2019.
“Kami cinta NKRI, kami cinta Karawang, kita Indonesia. Kami datang ke sini meminta agar Pemda menjaga kondusifitas di Karawang,” tutur salah seorang orator aksi, saat berdemonstrasi di depan kantor Pemkab Karawang, Kamis (30/8/2018).
Setelah melakukan orasi, akhirnya para mahasiswa dipersilahkan beraudensi dan mengemukakan pendapatnya di depan Asda III Karawang.
Anggota IMAKA, Kahfi mengatakan, rencana deklarasi tersebut hanya menimbulkan keresahan dan menimbulkan konflik di masyarakat. Sementara IMAKA berharap agar demokrasi menjadi wujud suksesnya pembangunan Pemkab Karawang.
“Kami merasa resah adanya isu yang akan menimbulkan konflik. Kami berharap bahwa demokrasi kali ini adalah wujud yang harus disukseskan oleh Pemerintah Karawang dan semua masyarakat,” kata Kahfi saat audensi.
Asda III Karawang, Harianto mengaku, jika pihaknya belum mendengar kabar kapan waktu pelaksanaan deklarasi tersebut. Dan tentunya pemkab akan terus menjaga kondusifitas, agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.
“Kita kan belum menetapkan waktu kampanyenya kapan, seminimal mungkin sebelum kejadian kita jaga kondusifitas terlebih dahulu, agar tidak menimbulkan masalah dan keresahan di masyarakat,” tandasnya.(zay)






