BaskomNews.com – Menanggapi postingan status (tulisan) CEO PT. Singaperbangsa, Dr. Rakhmat Gunadi di media sosial facebook dengan judul “Persika Karawang, Politik dan Kebanggaan”, Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Jimmy Zamakhsyari (Kang Jimmy) menanggapi postingannya dengan serius.
Inilah respon Kang Jimmy terhadap status facebook Rakhmat Gunadi :
“Saya perlu menegaskan bahwa saya tidak ada struktur sama sekali di Persika Karawang. Saya bukan pemilik ataupun jajaran manajemen Persika Karawang. Saya hanya lumrahnya pejabat daerah yang jadi pelindung, penasehat, pembina seluruh lapisan masyarakat, kan itu sudah biasa. Saya saya ini bukan owner Persika Karawang,” tutur Kang Jimmy, kepada awak media, Selasa (4/9/2018).
“Kalau memang yang disampaikan Pak Gunadi Persika jadi korban politik antara Ibu Cellica dan saya, saya sampaikan saya tidak ada kaitan apa-apa dengan Persika. Lah wong dari awal kita mempersilahkan kepada beliau (Cellica, red) untuk terlibat aktif membantu Persika”
“Waktu itu beliau memerintahkan saya untuk ngawal, bukan untuk menjadi pengurus Persika, karena secara aturan pejabat daerah gak boleh jadi pengurus Persika”
“Kemudian sekarang ceritanya menjadi lain, seluruh pabrik yang tadinya bermitra dengan Persika, tiba-tiba sekarang gak ada yang mau bantu Persika. Paling yang ada cuma satu dua pabrik saja, yang sebelumnya ada sekitar 13 perusahaan”
“Jadi maaf saya ini menanggapi apa yang disampaikan Pak Gunadi. Jika memang saya tidak diizinkan nonton Persika sekalipun, saya gak apa-apa. Karena rasa cinta saya bukan hanya untuk Persika, tapi untuk seluruh masyarakat Karawang. Wong saya lahir di Karawang, ya mati pun saya di Karawang”
“Jadi tolong ini garis bawahi untuk para pemilik kebijakan, mau dibiarkan Persika seperti ini. Mau sampai nunggu Persika jatuh ke liga 3, semuanya diem seribu bahasa, ya tolonglah”
“Jimmy bukan pemilik Persika. Jadi dipersilahkan kepada Ibu Bupati atau siapapun, silahkan tolong bantu Persika dengan leluasa. Saya gak ada kepentingan politik apa-apa kok. Wong saya ngundang ke stadion itu temen-temen PAN, bukan temen-temen PKB”
“Jadi maaf ya, kita gak butuh wilayah politik di Persika. Urusan politik bagi saya cukup melayani masyarakiat, siapapun masyarakatnya. Karena saya pejabat, saya harus menerapkan hukum Tuhan di dalam jabatan saya, bukan hukum kesucian, catat itu”
“Tuhan itu ngasih rejeki sama orang yang solat ataupun tidak, sama orang yang puasa ataupun tidak, itu dikasih rejeki sama Tuhan. Nah, posisi pejabat itu harus seperti itu. Mau pendukungnya kek, mau bukan pendukungnya kek, harus diayomi, jangan dikerdilkan”
“Saya ini Jimmy ngomong, asli orang Karawang. Bila perlu saya deklarasikan nanti, sudah waktunya Ibu Bupati untuk megang penuh Persika Karawang, demi kejayaan Persika. Bila perlu saya gak akan hadir ke stadion gak apa-apa. Cukup nonton di instagram temen-temen saja, nuhun!,” pungkas Jimmy.
Adapun postingan status (tulisan) DR. Rakhmat Gunadi melalui medsos facebook adalah sebagai berikut :
PERSIKA KARAWANG, POLITIK DAN KEBANGGAAN
Saya hanya ingin menyampaikan hal ini kepada para pecinta Persika Karawang..bagi saya sangat tidak penting untuk menyampaikan hal ini kepada Pemerintah Kabupaten Karawang, tidak penting untuk disampaikan kepada para politisi dan sebagainya.
Judulnya juga sangat usang dan tidak menarik. Orang pun baru membaca judulnya saja sudah malas dan sangat yakin tidak mau untuk menuntaskan nya. Mudah mudahan tidak ada yang tertarik untuk membacanya.
Kalau ada orang bicara bahwa Persika tidak ada politisasi…itu jelas bohong !!! Dari dulu semenjak saya aktif ikut ngaririweuh Persika, memang sangat kental dengan politik. Mulai dari dengan intensitas nya yang rendahan sampai yang tinggi kadarnya. Kita tidak bisa mengingkari hal itu dan memang seperti itu.
Dulu, klu ada orang yang beroposisi secara politik ke Persika, mereka cukup tidak nonton dan tidak mau datang ke stadion….justru yang menarik sekarang, fenomena yang muncul adalah oposan ini secara aktif menggembosi nya. Bahkan secara aktif menghambat sponsorship untuk Persika, secara terang terangan melarang mereka untuk supporting Persika dalam pendanaan.
Saya bohong? ya jangan terlalu percaya saya. Karena saya menulis ini untuk para pecinta persika bukan untuk para oposan Persika.
Fenomena lain nya adalah bagi sebagian masyarakat Karawang, Persika ini hanyalah hiburan semata bukan kebanggaan yang selama ini didengung dengungkan. Mereka lebih banyak yang mencintai mati matian tim lain dari luar daerah, karena dianggap lebih menarik dan bergengsi versi mereka.
Persika jadi kebanggaaan ?
Kebanggaan siapa ?
Siapa yang harus bangga ?
Bangga dengan cara apa ?
Salah siapa? Ya pasti salah saya dan teman teman para pengurus. Kami tidak mampu mendapatkan kekuatan politik kekuasaan berpihak pada kami.
Saya yakin dan pastikan masyarakat akan ikut ramai mendukung, kalau Pemerintah Daerah juga ikut mendukung secara kuat di depan. Yang memiliki kekuatan itu ya Pemerintah Daerah.
Sponsorship bisa dimaksimalkan, ya pasti harus ada peran Pemerintah Daerah di situ. Ada indikasi kekhawatiran nyerempet pelanggaran secara hukum…ya Pemerintah bisa lebih tahu dan faham dalam mengambil langkah yang lebih bijak disana. Seperti halnya Asean Games, saya yakin sukses karena ada peran Pemerintah Pusat disana. Ada pendekatan kekuatan dan kekuasaan disana, sehingga peran serta sponsorship berperan sangat kuat disana.
Kenapa gak disampaikan langsung ? Ya bagi saya gak penting, karena pasti lebih tahu dan lebih faham dari saya.
Pemerintah Desa saja tahu dan mengerti kok ….kalau tim kesebelasan desa kebanggaan nya mau berlaga…pake uang kades? Pasti…tapi untuk memaksimalkan dukungan di desa tersebut pasti dilakukan kades yang bersangkutan.
Persika sedang terpuruk…sebenarnya sangat butuh dukungan dan support masyarakat Karawang.
Gak penting bagi saya untuk mempermasalahkan tidak hadirnya Bupati, Wakil Bupati, Sekda, para Kepala OPD, para Camat, Lurah dan Kepala Desa, ASN, di Stadion Singaperbangsa Karawang. karena memang tidak ada finger print di stadion.
Kami tidak akan mempermasalahkan juga tidak hadirnya para politisi dan para anggota DPRD Karawang, mungkin lagi sibuk kunker dan kampanye. Sudah cukup kok support para supporter yang masih setia.
Terima kasih kepada para suporter Persika Karawang yang telah setia mendukung, memberi semangat, yang telah marah marah, membully kami. Karena kalian selalu tetap ada bersama kami.
Biarlah Persika dengan Kebanggaan nya sendiri !!!!!
Tulisan ini untuk pecinta Persika saja.. yang lain gak usah baper ya
# persika apes karena korban politik
Ditulis oleh CEO PT. Singaperbangsa (Persika Karawang) Dr. Rakhmat Gunadi
(red/BaskomNews.com)






