“Saya mempertanyakan kenapa dirimu ini enggak menganggarkan seperak-pun anggaran untuk SD di 2017, anggaran buat insfratuktur SD dan SMP di APBD 2017 Kabupaten itu enggak ada”
BaskomNews.com – Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) blak-blakan soal Sekolah Dasar Negeri (SDN) Karyamakmur II, Desa Karyamakmur, Kecamatan Batujaya yang ambruk. Pasalnya, sampai hari ini sekolah tersebut belum diperbaiki oleh Pemerintah Daerah Karawang.
Menurut Kang Jimmy, saat rapat anggaran dengan Tim Penyusun Anggaran Daerah (TPAD) di ruang rapat Bupati dan turut dihadiri Bupati Karawang pada bulan September 2017 lalu, ia mengaku sempat mempertanyakan kenapa tidak ada anggaran satu perak-pun untuk insfratuktur Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama dalam APBD tahun 2017.
“Saya mempertanyakan kenapa dirimu ini enggak menganggarkan seperak-pun anggaran untuk SD di 2017, anggaran buat insfratuktur SD dan SMP di APBD 2017 Kabupaten itu enggak ada. Gimana ceritanya Pemda enggak ada anggaran buat bangun SD,” katanya.
Pasca Kang jimmy mempertanyakan persoalan tersebut, akhirnya Sekretaris Daerah (Sekda) Karawang selaku TPAD menganggarkan untuk insfratuktur pendidikan di tahun 2018. Karena saat itu Kang Jimmy menyinggung berapa miliar uang kunjungan kerja para pejabat Pemda.
“Salah satu poin yang kita kritisi adalah berapa milyar duit kita buat kunjungan kerja kalian semuanya. Saya kan enggak pernah ngungkit-ngungkit dan lai-lain. Tapi persoalannya kenapa ini enggak ada seperak-pun buat SD. Akhirnya pak Sekda waktu itu jawab mau dianggarkan di 2018,” cetusnya.
Dijelaskan Kang Jimmy, seharusnya setiap tahun anggaran untuk pembangunan SD itu ada dari APBD, bukan dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Walaupun pada akhirnya dianggarkan tahun ini, melalui Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk anggaran murni 2018.
“Setiap tahun mestinya ada duit untuk pembangunan SD itu. Ia ada memang dari Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus bukan APBD Kabupaten. Akhirnya, Alhamdulillah dianggarkan tahun 2018 ini. Nah, itu hasil rapat Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara untuk anggaran murni 2018 pada September 2017 jadi 50 milyar,” tandasnya. (zay)














