“Semua realisasi anggaran berjalan sesuai timing waktu. Untuk pekerjaan fisik memang belum dibayar, tapi semuanya terus berjalan”
BaskomNews.com – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang mengaku optimis bisa melakukan penyerapan anggaran sampai 99%, sesuai target kedinasannya.
Plh DLHK Karawang, Rosmalia Dewi mengatakan, sampai dengan September 2018, penyerapan realisasi anggaran pembangunan di dinasnya memang baru mencapai 65 persen dari anggaran Rp 43 miliar. Namun diyakininya, target 99% penyerapan akan terealisasi.
Pasalnya, saat ini DLHK tinggal merealisasikan anggaran yang sifatnya hanya merupakan kegiatan rutinitas semata.
“Semua realisasi anggaran berjalan sesuai timing waktu. Untuk pekerjaan fisik memang belum dibayar, tapi semuanya terus berjalan. Tidak ada kendala sampai waktu kontrak pekeraan selesai,” tutur Rosmalia Dewi, kepada BaskomNews.com, Kamis (6/9/2018).
Menurut Rosmalia, tidak ada program luncuran atau pelimpahan DLHK di 2018 ini. Bahkan menurutnya, program pengelolaan sampah Jalupang saja rencananya akan dipihakketigakan dalam pengelolaannya.
“Program pengelolaan sampah kita tidak akan pakai APBD. Rencananya akan MoU dengan pihak ketiga khusus untuk Jalupang. Sekarang mereka (pihak ketiga, red) masih sedang menyusun point-point MoU yang akan disepakati,” kata Rosmalia.
Setelah MoU selesai disusun, sambung Rosmalia, selanjutnya diajukan ke Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD) untuk menuju kesepahaman dan kesepakatan, yang kemudian selanjutnya menuju Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan pihak ketiga.
“Untuk persoalan pengelolaan sampah di Jalupang ini, kita belum terlalu berpikir jauh untuk menghasilkan PAD. Karena persoalan sampah di daerah manapun sama. Yang terpenting sampah di Karawang ini tidak sampah menumpuk dan mencemarkan lingkungan,” timpal Rosmalia.
“Dan yang pasti serapan anggaran tahun ini kita optimis sampai realisasi 99%. Karena untuk sebagian pekerjaan fisik saja, saat ini kita terus melalui tahapan pemeriksaan ke lapangan. Hanya tinggal kegiatan yang sifatnya rutinitas saja,” tandas Rosmalia, yang mengaku baru menjadi Plh DLHK sekitar 2 mingguan, karena Kepala DLHK Karawang, Wawan Setiawan sedang berkepentingan mengikuti Diklatpim di Cimahi. (red)






