Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

Kata Pencaker Asli Karawang Soal Job Fair 2018

Pembukaan Job Fair 2018 di Technomart Galuh Mas Karawang, di padati pencaker hingga puluhan ribu.
banner 468x60

“Ia kita utamakan orang Karawang. Bukan kita diskriminatif, karena program dari Pemerintah Daerah untuk mengurangi angka pengangguran di Karawang,”

BaskomNews.com – Puluhan ribu para pencari kerja (Pencaker) yang bedomisili Karawang maupun luar Karawang, padati pembukaan Job Fair 2018 yang berlokasi di Mall Technomart Galuh Mas Karawang.

Menurut pencaker asli Karawang, Faisal, pendaftaran secara online sangat membantu, karena tidak repot mengantri. Tetapi, yang menjadi keluhan, banyaknya peserta pencaker dan panitia pelaksana memulai acaranya terlambat.

banner 336x280

“Cuma masuknya aja yang lama, soalnya nunggu dipanggil nomer antrean baru bisa masuk. Jam 11 siang ini aja baru seratus lebih antrean yang masuk, sementara yang hadir sekarang aja ada puluhan ribu,” keluhnya. Rabu, (12/09/2018)

BACAJob Fair Karawang 2018, Disnakertrans Hadirkan 15 Perusahaan

Faisal pun berharap, dengan adanya Job Fair ini bisa diterima bekerja disalah satu perusahaan yang dihadirkan Disnakertrans Karawang, walaupun bersaing dengan puluhan ribu pencaker.

“Pengennya ya diterima kerja, tapi engga tau juga ya, kalau dilihat dari antrean itu banyak yang ikut banyak saingannya, semoga aja diterima kerja,” katanya.

Sementara itu, ditempat yang sama, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertans) Karawang, Ahmad Suroto mengatakan, target diadakannya Job Fair tahun ini untuk menyerap tenaga kerja asli Karawang dan untuk mencegah membludaknya peserta, pihaknya sudah melakukan upaya untuk mengantisipasinya.

“Diharapkan sekurang-kurangnya 1.000 tenaga kerja yang terserap. Tapi kita sudah antisipasi, karena kalau begitu dibuka di web pasti. Konsekuensi logisnya semua dari lapisan penjuru baik dari Karawang maupun luar Karawang masuk semua,”

Disinggung soal mengutamakan pencaker asli Karawang untuk diterima kerja, Suroto menjelaskan, karena mengurangi angka pengangguran merupakan program Pemerintah Daerah Karawang.

“Ia kita utamakan orang Karawang. Bukan kita diskriminatif, karena program dari Pemerintah Daerah untuk mengurangi angka pengangguran di Karawang,” timpalnya. (zay)

banner 336x280