“Saya tegaskan saja kalau itu penyelundup, mau marah mau tidak silahkan. Karena Gebyar Paten itu terbebas dari kepentingan politik, Paten itu amanat Permendagri nomer 4 tahun 2010,”
BaskomNews.com – Hadirnya bacaleg Demokrat saat Gebyar Pelayanan Publik Terpadu Kecamatan (Paten) yang sempat membuat gaduh internal DPRD Karawang, dibenarkan Asisten Daerah (Asda) I Karawang, Samsuri.
“Saya tegaskan saja kalau itu penyelundup, mau marah mau tidak silahkan. Karena Gebyar Paten itu terbebas dari kepentingan politik, Paten itu amanat Permendagri nomer 4 tahun 2010,” ujar Samsuri kepada BaskomNews.com, Kamis (13/9/2018).
BACA INI : Bacaleg Demokrat di Gebyar Paten, Kasubag Bina Kecamatan : Ia Mungkin Ada
Padahal, kata Samsuri, anggota DPRD Karawang yang kebetulan daerah pemilihannya diselenggarakan Gebyar Paten itu diundang. Tetapi, yang diundang adalah anggota DPRD yang resmi menjabat, dengan maksud menyerap aspirasi masyarakat.
”Kita juga menyampaikan surat ini kepada teman-teman Dewan dan ada dibeberapa Daerah yang teman-teman Dewan juga ikut didapilnya. Cuma itu tadi, ada yang resmi kita undang datang karena anggota DPRD dan statusnya jelas karena dia punya Dapil. Karena di Gebyar Paten itu ada aspirasi masyarakat yang perlu dia tampung,” katanya.
BACA JUGA : Gebyar Paten Diduga Jadi Ajang Kampanye Bacaleg Demokrat, Internal DPRD Gaduh!
Dijelaskan Samsuri, selaku penanggung jawab Gebyar Paten menjelaskan, saat Bupati Karawang menginap disalah satu rumah warga memang ada yang berpakaian Partai Politik. Tetapi sudah diingatkan, karena Gebyar Paten merupakan kepentingan birokrasi bukan kepentingan politik.
“Katanya ada disatu daerah pada satu malam ibu Bupati sedang menginap ada mungkin simpatisan atau apa ikut nimbrung berpakaian Partai politik. Kita sudah ingatkan tolong jangan lakukan ini lagi, karena ini bukan kepentingan politik, ini kepentingan birokrasi. Jadi kalau besok masih ada yang begitu foto aja, saya sebagai penanggung jawab ditingkat Kabupaten menyatakan tidak boleh,” tandasnya. (zay)














