“Kami hanya mendapatkan gaji Rp 200 ribu, kami memang tidak bisa mendapatkan mendali emas, tapi kami sering mencetak generasi emas,”
BaskomNews.com – Forum Honorer Kategori Dua (FHK2) demo di depan kantor Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana. Ratusan masa yang tergabung FHK2 menuntut para tenaga honorer diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS)
Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Karawang, Nandang Mulyana mengatakan, demi menentukan nasibnya, seluruh cabang PGRI Karawang sangat mendukung aksi yang dilakukan FHK2.
“Saya mendukung guru K2 menuntut hak nya diangkat menjadi PNS. Guru mendapat kuota dari seribu lebih, tapi hanya kisaran 40 orang yang masuk kuota,” katanya saat menyampaikan sambutanya di depan para honorer K2, Selasa, (18/09/2018)
Menurut salah satu peserta aksi, karena penghasilan guru honorer K2 yang jauh dari cukup, hal yang wajar kami menagih janji pemerintah.
“Kami hanya mendapatkan gaji Rp 200 ribu, kami memang tidak bisa mendapatkan mendali emas, tapi kami sering mencetak generasi emas,” katanya guru honorer K2 asal Kecamatan Purwasari yang enggan namanya dipublis.
Selain itu, para honorer K2 juga menuntut pemerintah untuk merubah PermenPAN-RB nomer 36 tahun 2018. Mereka juga mendesak diterbitkannya Perpu untuk peningkatan status honorer menjadi CPNS. (red/les)














