Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

Pemdes Cilamaya juga Dukung Proyek PLTGU, Asal…?

H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) saat mendokumentasikan foto bersama Muspika dan Pemdes Cilamaya.
banner 468x60

“Kami akan minta kepada Pertamina, agar warga sekitar bisa diberdayakan di sana sesuai dengan keahliannya. Jadi nanti pekerjanya dari orang Cilamaya, jangan orang dari luar,”

BaskomNews.com – Selain Pemkab Karawang yang mengaku akan mendukung penuh proyek Pembangkit Liatrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) yang berlokasi di Kecamatan Cilamaya Wetan, Muspika dan Pemdes Cilamaya juga mengaku akan mensukseskan proyek pembangkit listrik berbasis gas pertama di Asia dan terbesar di Asia Tenggara yang dikerjakan PT. Samsung tersebut.

Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) menyampaikan, pemda dan pemerintah desa akan mendukung penuh proyek PLTGU, karena proyek tersebut untuk kepentingan negara yang kebetulan lokasi proyeknya ada di Karawang.

banner 336x280

“Tetapi kemudian nanti kita akan mengusulkan kepada pemenang lelang dalam hal ini PT. Samsung untuk tidak melupakan kearifan para pengusaha lokal,” kata Kang Jimmy, seusai menggelar rapat bersama Muspika, Perwakilan Dinas PUPR dan Dishub Karawang, di kantor Kecamatan Cilamaya Wetan, Kamis (20/9/2018).

Demi iklim kondusivitas, kata Kang Jimmy, nanti PT. Samsung dan Pertamina harus mempekerjakam pekerka lokal untuk pekerjaan tertentu sesuai dengan keahliam warga sekitar.

“Semisal tukang las, tukang batu dan lain sebagainya gak usah ngambil dari luar. Karena orang Cilamaya dan orang Karawang juga banyak. Jadi itu prinsipnya. Mari kita dukung project ini,” timpal Kang Jimmy.

Selanjutnya, masih dikatakan Kang Jimmy, pihaknya juga akan meminta kepada PT. Samsung dan Pertamina untuk memberikan uang garansi pemeliharaan jalan. “Karena nanti kalau jalan Cilamaya jelek yang di bully bukan Pertamina. Tapi Ibu Bupati lagi, wakil bupati lagi, camat lagi yang di bully,” katanya.

“Di sini juga ada Bina Marga (Dinas PUPR, red) yang juga nanti akan kita tugaskan untuk membuat izin detail draf Amdal-nya, agar pemeliharaan jalannya tetap aman,” timpal Kang Jimmy.

Di tempat yang sama, Camat Cilamaya Wetan, Hamdani menambahkan, untuk beberapa kelompok pekerja yang nanti akan diusulkan ke Pertamina dam PT. Samsung sudah dibentuk pemerintahan desa.

“Kami akan minta kepada Pertamina, agar warga sekitar bisa diberdayakan di sana sesuai dengan keahliannya. Jadi nanti pekerjanya dari orang Cilamaya, jangan orang dari luar,” tandas Hamdani.

Untuk diketahui, Konsorsium PT Pertamina (Persero), Marubeni Corporation dan Sojitz Corporation, siap mengembangkan pembangkit listrik berbasis gas pertama di Asia dan terbesar di Asia Tenggara, PLTGU Jawa 1.

Diketahui, pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap ini mengintegrasikan Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) dengan PLTGU Combined Cycle Gas Turbine (CCGT) dengan kapasitas terpasang 1.760 megawatt.

Nota kesepahaman jual beli listrik atau power purchase agreement (PPA) proyek pembangkit itu ditandatangani Direktur Utama PT Jawa Satu Power, selaku pengembang PLTGU Jawa 1 Ginanjar dan Direktur Utama PLN Sofyan Basyir yanh disaksikan Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto di Jakarta, Selasa (31/1/2017) lalu.

Pihak Pertamina mengklaim proyek tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara Pertamina sebagai perusahaan energi dan PLN sebagai perusahaan listrik nasional. Pertamina bersama dengan Marubeni Corporation dan Sojitz Corporation telah berhasil memenangi dan menandatangani PPA proyek IPP PLTGU Jawa 1 dengan nilai sekitar US$ 1,8 miliar.

Proyek Independent Power Producer (IPP) ini merupakan kolaborasi internasional yang melibatkan 18 mitra Internasional maupun domestik (Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Eropa). Beberapa waktu lalu, pemerintah pusat membatalkan pembangunan Pelabuhan Cilamaya dan memindahkannya ke Patimban, Kabupaten Subang. (red)

banner 336x280