Suaranya yang hanya 5.696 pada Pileg 2014 (data dari website kpu-karawang.go.id) diprediksi bakal tergerus suara dari caleg partainya sendiri. Munculnya tokoh muda seperti Dede Anwar Hidayat, dan Dea Eka Rizaldi bakal memberi warna berbeda karena tren generasi milenial.
BaskomNews.com – Sejumlah tokoh PDIP Karawang bakal bertarung habis memperebutkan suara di Daerah Pemilihan (Dapil) 6 Karawang. Dari dapil ini, ada nama Ketua DPRD Kabupaten Karawang, H Toto Suripto.
Sejumlah kalangan memprediksi Toto bakal kesulitan merebut suara banyak di Dapil 6 yang meliputi Kecamatan Karawang Timur, Majalaya, Klari, Ciampel dan Purwasari pada ajang kompetisi demokrasi pemilihan legislatif (Pileg) 2019 nanti.
Suaranya yang hanya 5.696 pada Pileg 2014 (data dari website kpu-karawang.go.id) diprediksi bakal tergerus suara dari caleg partainya sendiri. Munculnya tokoh muda seperti Dede Anwar Hidayat, dan Dea Eka Rizaldi bakal memberi warna berbeda karena tren generasi milenial.
BACA JUGA: Pileg 2019, Akankah Toto Kembali Memimpin DPRD Karawang? Karda : Kalau Kalah Malu-maluin
Tak hanya tokoh muda, rekannya di satu kecamatan Ciampel pun, seperti Margono juga maju dengan nomor urut 5. Margono saat menyalonkan Kepala Desa Margasari memiliki suara 1.939 juga menjadi ancaman pemecah suara Toto Suripto.
Suara Toto pun sebenarnya kalah jauh oleh kader PDIP lainnya yakni Nyi Sekar Arum pada Pileg 2014. Nyi Sekar mampu meraup 8.066 suara di dapil 6. Namun, karena kebijakan partai, Toto duduk menjadi Ketua DPRD Karawang masa jabatan 2014-2019.
Menanggapi hal itu, caleg muda Dede Anwar Hidayat telah memprediksi bakal ada 4 calon incumbent dari dapil 6 yang tergantikan oleh caleg baru. Dede Anwar telah membuat peta suara dan hasilnya dari 10 kursi yang diperebutkan, hanya 5 calon incumbent yang bakal kembali duduk di kursi DPRD Karawang periode 2019-2024.
“Saya anggap besok ada lima yang jadi dan empat dipaksa untuk tidak jadi kembali. Karena akan diganti oleh sosok-sosok yang baru diperhelatan pemilihan legislatif Dapil 6 Karawang, sementara satu kursi sisanya milik caleg baru,” jelasnya.
BACA INI JUGA YA: Pileg 2019, Dede Anwar Hidayat: Paling 5 Orang Incumbent yang Kembali Jadi Anggota DPRD Karawang
Hal ini diperkuat kembali oleh statemen dari petani yang sawahnya berada di wilayah dapil 6, Saepul Bahri. Saepul mengaku tidak merasakan sama sekali adanya perhatian dari wakil rakyat.
Bahkan Saepul merasakan sendiri bagaimana cueknya wakil rakyat saat terjadi gagal panen besar di tahun 2017 lalu. Menurut dia, pemberitaan besar mengenai gagal panen di kecamatan yang berada di Dapil 6 tidak membuat mata hati para wakil rakyat terbuka.
Sehingga dia menilai incumbent Dapil 6 gagal dalam memperhatikan petani khususnya. “Yang peduli justru media, televisi nasional, media cetak dan online ramai memberitakan, tapi tidak ada sama sekali perhatian dari wakil rakyat dan pemerintah,” tuturnya.
Tak hanya itu, masih banyaknya pungli mengenai bantuan terhadap petani juga seolah dibiarkan. “Saya berharap para caleg yang maju nanti, siapa saja, tolonglah perhatikan petani. Jangan sampai terjadi lagi gagal panen lalu wakil rakyat tak ada yang peduli,” katanya.
Sementara, ketika dihubungi untuk dimintai tanggapan terkait prediksi tergerusnya suara Toto Suripto, hingga berita ini diterbitkan redaksi, belum ada balasan pesan dari Toto Suripto. (zay/ynz)








