“Banyak yang masih belum tercover oleh apa yang kami anggarkan. Maka dari itu saya berharap mari sama-sama kita bergotong royong membangun Kabupaten Karawang,”
BaskomNews.com – Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana mengarahkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan atau kawasan industri untuk membangun 3 hal persoalan di Karawang.
Diantaranya, pembangunan Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni), perbaikan ruang kelas sekolah, serta pembangunan program monumental berupa taman. Demikian disampaikan Cellica, saat melakukan agenda Roadshow ke sejumlah pengelola Kawasan Industri di Karawang.
Lewat diskusi dengan mengangkat tema Sinergi Pembangunan Melalui Pendekatan CSR bersama sejumlah tenant di Kawasan Industri Surya Cipta, Senin (15/10/18), Bupati terlihat didampingi Kepala Bappeda Karawang Eka Sananta dan Kepala Disnakertran Karawang H.A hmad Suroto.
Bupati meminta agar setiap perusahaan dapat bekerja sama dengan pemerintah untuk turut serta membangun Kabupaten Karawang lewat 3 menu CSR yang sesuai diharapkannya.
Bupati menjelaskan, pada tahun anggaran 2019 mendatang sedikitnya 1.324 Rutilahu akan dibangun oleh Pemkab Karawang dengan nilai total anggaran 52 miliar. Kemudian, pembangunan Sekolah Dasar (SD) sejumlah 6.000 unit dengan total nilai anggaran 52 miliar.
Meskipun demikian, kata Cellica, jumlah tersebut masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan pembangunan kesejahteraan bagi masyarakat Karawang secara menyeluruh.
“Banyak yang masih belum tercover oleh apa yang kami anggarkan. Maka dari itu saya berharap mari sama-sama kita bergotong royong membangun Kabupaten Karawang,” kata Cellica.
Selain itu, Cellica juga berharap agar perusahaan bisa turut serta untuk meningkatkan indeks kebahagiaan masyarakat dengan membangun fasilitas sosial berupa taman yang dapat menjadi zona bagi masyarakat untuk menikmati keindahan Kabupaten Karawang.
“Silakan bangun taman seindah mungkin, selain untuk fasilitas masyarakat silakan juga untuk jadikan sebagai sarana promosi, yang terpenting adalah masyarakat bahagia, perusahaan nyaman, itulah win-win solution,” tandas Cellica. (red)






