“Dia menjadikan makanan tinggi kalori seperti roti, bakso dan pempek sebagai camilan,”
BaskomNews.com – Dokter ahli gizi RSUD Karawang mulai melakukan pemeriksaan mengenai sebab-sebab obesitas Sunarti (37). Menurut keterangan dokter ahli gizi, perempuan asal Perum Terangsari RT 02/05 Blok E.9, Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang Jawa Barat ini mengalami obesitas lantaran kebanyakan mengkonsumsi makanan berkalori tinggi sebagai cemilan.
Setelah dilakukan pemeriksaan, berat badan Sunarti yang awalnya dikabarkan mencapai 250 kilogram, ternyata hanya mencapai 148 kilogram. Namun demikian, dokter tetap mengedukasi keluarga Sunarti agar lebih memperhatikan konsumsi makanannya.
Saidah, ahli gizi RSUD Karawang yang memeriksa Sunarti menuturkan, pasiennya tersebut mengalami obesitas lantaran menjadikan makanan berkalori tinggi sebagai kudapan. “Dia menjadikan makanan tinggi kalori seperti roti, bakso dan pempek sebagai camilan,” tutur Saidah, saat ditemui di RSUD Karawang, Kamis (31/1/2019).
Menu makan Sunarti, sambung Saidah, kadarnya lebih dari dua ribu kalori, yaitu jumlah rata-rata kebutuhan kalori orang dewasa. “Obesitas pada Sunarti terjadi akibat keseringan ngemil makanan berat, berlangsung setiap hari. Ditambah enggak ada aktivitas. Dia juga sangat jarang makan sayur dan buah-buahan,” terang Saidah.
Humas RSUD Karawang, Ruhimin menambahkan, kondisi paru-paru dan jantung Sunarti dicek dokter melalui rontgen. Namun hal itu tidak berjalan mulus. “Kami kesulitan untuk mendapat foto paru-paru dan jantung yang baik. Harus tiga kali rontgen untuk mendapat foto yang baik, karena kondisinya begitu terhalang (lemak),” kata Ruhimin.
Pemeriksaan itu, Ruhimin mengungkapkan, untuk memastikan kondisi organ Sunarti. Sebab, khawatir ditemukan penyakit lain pada tubuh perempuan asal Kembangan Utara, Jakarta Barat. “Kami masih melakukan screening. Jika ditemukan penyakit lain, Sunarti akan dirujuk ke RSHS Bandung,” katanya.
Saat ini, tim dokter belum memastikan ada kelainan dalam paru-paru dan jantung Sunarti. “Pemantauan sementara, jantung dan paru-parunya baik,” timpal Ruhimin.
Ruhimin juga menjelaskan, obesitas ekstrem yang dialami Sunarti disebabkan oleh pola makan yang tidak seimbang. Dengan mengkonsumsi bakso dan mie saat malam hari, memicu penumpukan lemak. “Perubahan drastis pada fisik Sunarti berlangsung dalam satu tahun saja. Berat badannya naik cepat dalam setahun akibat sering makan bakso dan mie pada malam hari,” tandas Ruhimin.(red)
BACA SEBELUMNYA : Tak Kontrol Makan Mie Instan dan Cemilan, Berat Badan Narti sampai 250 Kg






