“Bagi mereka yang nelakukan itu, ya harus ditindak dan harus diproses, harus dicari siapa orang yang menskenariokan atau menyuruh mereka untuk melakukan kampanye hitam itu,”
BaskomNews.com– Viralnya kampanye hitam 3 emak-emak di Karawang Jawa Barat yang menyudutkan Capres Jokowi, hal ini membuat geram Cawapres KH. Ma’ruf Amin.
Disela waktu saat berjiarah ke Masjid Agung Karawang, Ma’ruf Amin mengklarifikasi terkait kampanye hitam yang diarahkan pada capres pasangannya.
“Perlu diklarifikasi bahwa semua itu tidak benar, maka dari itu diharapkan masyarakat jangan terprovokasi dari kampanye itu,” tutur KH. Ma’ruf Amin, kepada awak media, Sabtu (2/3/2019).
Lebih lanjut Ma’ruf Amin juga mendorong agar pihak berwajib (polisi, red) segera mencari dan memproses aktor intelektual di belakang terjadinya kampanye hitam yang menyebut ‘tidak akan ada lagi suara adzan dan LGBT akan dilegalkan’ oleh Jokowi ketika terpilih kembali menjadi presiden.
“Bagi mereka yang nelakukan itu, ya harus ditindak dan harus diproses, harus dicari siapa orang yang menskenariokan atau menyuruh mereka untuk melakukan kampanye hitam itu,” katanya.
Sementara itu, berdasarkan pantauan BaskomNews.com di lapangan, Ma’ruf Amin datang ke Karawang untuk menghadiri acara ‘Karawang Bersholawat’ yang didelenggarakan Sabtu malam di depan Stadion Singaperbangsa Karawang.
Sebelum menggadiri acara itu, Ma’ruf Amin menyempatkan datang ke Masjid Agung Karawang untuk berjiarah di masjid tertua di Indonesia peninggalan ulama besar yang dikenal Syek Quro.(iqb)












