BaskomNews.com – Disinggung terkait beberapa persoalan gedung Pemda II yang telah menghabiskan anggaran Rp 40 miliar, Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) mengaku, jika sejak awak ia tidak pernah diajak oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam membahas gedung Pemda II.
Menurut Jimmy, pembangunan gedung Pemda II merupakan salah satu kegagalan manajerial anggaran Pemkab Karawang di dalam merumuskan ‘anggaran berbasis kebutuhan’.
“Pertama, ini jelas menunjukan manajerial anggaran kurang baik, karena setiap anggaran harus berbasis kebutuhan. Saya setuju pemerintah membangun kantor, sangat setuju. Tetapi harus didasarkan pada aspek kebutuhan,” tutur Kang Jimmy, kepada BaskomNews.com.
“Kalau temen-temen wartawan hari ini nanya seperti itu, ya jabarkan saja sendiri. Artinya ada manajerial anggaran yang tidak didesain dengan matang. Sehingga output-nya tidak bisa dirasakan,” timpal Kang Jimmy.
Ditambahkan Kang Jimmy, gedung Pemda II telah dibangun dengan anggaran puluhan miliar. Sehingga seharusnya saat ini gedung tersebut memiliki output yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara tidak langsung.
“Pemda II itu kan dibangun dengan uang negara puluhan miliar. Artinya, output-nya bisa memberikan rasa nyaman kepada abdi negara dalam memberikan pelayanan masyarakat. Sehingga output kedua masyarakat bisa terlayani dengan baik. Kalau sampai sekarang masih seperti itu, ya silahkan tanyakan saja kepada Ketua Tim TAPD dulu siapa. Kalau saya tidak menjadi bagian perumusan anggaran untuk membangun gedung Pemda II,” kata Kang Jimmy.
Apakah gedung Pemda II harus dijaga Satpol PP, sehingga aset di dalamnya tidak dimaling lagi?
Mendengar pertanyaan wartawan demikian, Kang Jimmy lebih menyarankan agar OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait yang sebelumnya direncanakan mengisi gedung Pemda II untuk segera mengisinya.
“Saran saya segera diisi kantornya. Segera dipake kantor secepatnya. OPD mana yang mau menempati kantor itu, segera isi,” timpal Kang Jimmy.
BACA SEBELUMNYA : Mantan Kuli Proyek Gedung Pemda II yang Gasak Aset Pemkab Diringkus Polres Karawang
BACA SEBELUMNYA : Rugi Sekitar Rp 3 Miliar Karena Digasak Pencuri, Gedung Pemda II Kosong Lagi
Bagaimana saran Kang Jimmy agar gedung Pemda II tidak mubazir seperti saat ini?
Kembali menjawab pertanyaan wartawan, Kang Jimmy berharap agar Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana segera mengambil langkah kongkrit atas beberapa persoalan gedung Pemda II yang sampai saat ini terus dibicarakan publik.
“Ya semoga ibu bupati bisa mengambil langkah kongkrit. Kalau saran saya segera isi saja. Jangan mikir macam-macam dulu belum ada instalasi listrik dan lain-lain. Sudah isi saja. Kalau itu sudah diisi nanti OPD terkait juga baru memikirkan hal itu. Pastilah memikirkan instalasi listrik, air dan lain-lain. Sekarang siapa yang mau memikirkan itu, yang ngisinya saja belum jelas,” kata Kang Jimmy.
Apakah di APBD 2019 gedung Pemda II Kembali Dianggarkan?
Terakhir menjawab pertanyaan wartawan ini, Kang Jimmy mengaku belum tahu menahu. Karena dia belum mendapatkan laporan dari dinas terkait terkait apakah ada anggaran lanjutan untuk proses finishing gedung Pemda II.
Namun yang pasti Kang Jimmy menegaskan, jangan sampai ada duplikasi anggaran semisal ada anggaran lanjutan pembangunan gedung Pemda II, namun di sisi lain ada anggaran pemeliharaan gedungnya.
“Duplikasi anggaran tidak boleh. Karena itu masih tanggungjawab rekanan. Kalau masih tanggungjawab rekanan tidak boleh dianggarkan lagi. Saya belum mantau anggarannya,” tandas Kang Jimmy. (red)






