Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

160 Petugas Lapas Karawang-Purwakarta Dikumpulkan, Sempat Singgung Harus Netral di Pilpres

Sekitar 160 petugas Lapas Karawang-Purwakarta dikumpulkan untuk mendapatkan arahan dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat.
banner 468x60

BaskomNews.com – Sekitar 160 Petugas Lapas Kabupaten Karawang dan Purwakarta dikumpulkan di Aula Serbaguna Lapas Purwakarta, Jum’at (5/4/2019). Selain membahas soal perkembangan kekuatan Lapas Karawang dan Purwakarta, dalam kesempatan ini juga sempat disinggung mengenai sikap Lapas yang harus netral di Pilpres 2019.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Liberti Sitinjak bersama Pimpinan Tinggi Pratama Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat yakni Kepala Divisi Pemasyarakatan Abdul Aris, Kepala Divisi Keimigrasian Ari Budijanto, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Heriyanto, Kepala Divisi Administrasi Ceno Hersusetiokartiko terlihat hadir di kegiatan ini.

banner 336x280

Tampak hadir juga Kepala Lapas Karawang Iskandar, Kepala Lapas Purwakarta Suprapto, serta Kepala Kantor Imigrasi Karawang Ujang Cahya.

Mengawali laporannya, Kepala Lapas Karawang, Iskandar menyampaikan, bahwa jumlah kekuatan petugas di Lapas Karawang ini sebanyak 132 orang. Sementara yang hadir di sini sebanyak 100 orang, dimana sebagiannya sedang melaksanakan tugas di lapangan. Kemudian, turut hadir juga sebanyak 60 pejabat/petugas Lapas Purwakarta yang memiliki total jumlah Narapidana di Lapas Purwakarta sejumlah 1.212 orang.

Melalui kesempatan ini, para pimpinan tinggi pratama yang hadir melakukan perkenalan serta memberikan arahan terhadap seluruh pejabat/petugas Lapas  yang hadir tentang pembahasan delapan area perubahan dalam Reformasi Birokrasi, Standar Operasional Prosedur (SOP) Teknis Pemasyarakatan, terutama dalam hal pengamanan Lembaga pemasyarakatan.

Kemudian, dijelaskan juga soal Tugas Pokok dan Fungsi Kantor Wilayah menjadi materi Penguatan Aparatur Sipil Negara (ASN), pembahasan pengusulan 42 UPT di Jawa Barat tentang pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sebagai program pemerintahan saat ini.

Dalam arahannya, Kakanwil, Liberti Sitinjak menyampaikan tentang pentingnya perubahan pola pikir (mindset) sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia menuturkan, saat ini sudah bukan zamannya lagi sebagai ASN harus dilayani, karena ASN adalah aparatur pemerintah, maka kewajibannya adalah sebagai pelayan masyarakat.

“Jadi bapak dan ibu sebagai petugas pemasyarakatan kita harus mampu merubah mindset menjadi lebih baik,” tuturnya.

Dijelaskan Kakanwil, dalam menyongsong pesta demokrasi yakni pelaksanaan Pemilu 2019, selaku ASN tentunya harus menjaga netralitas sesuai dengan janji kinerja tahun 2019 yang tertera pada poin ke-5. “Laksanakan tusi saudara sebagai petugas pengamanan Lapas dengan penuh tanggung jawab, ikhlas melayani, jalankan SOP dengan baik dan benar sesuai aturan yang berlaku, serta tanamkan sikap disiplin dan jujur,” pintanya.

“Saya mengajak ibu dan bapak agar selalu waspada dan meningkatkan keamanan serta  ketertiban didalam Lapas/Rutan supaya dapat berjalan tertib, aman dan lancar,” tandas Kakanwil. (red)

banner 336x280