BaskomNews.com – Untuk menghindari kemacetan lalu lintas berlebih, akhirnya TKD Kabupaten Karawang memutuskan tidak ada iring-iringan konvoi kendaraan roda dua (R2) untuk menyambut kedatangan Capres 01 Jokowi menuju Stadion Singaperbangsa Karawang untuk melakukan kampanye akbar pada Selasa (9/4/2019).
Berdasarkan hasil rapat TKD Karawang pada Senin malam (7/4/2019), Capres Jokowi akan mendarat di Lapangan Galuh Mas Karawang dengan menggunakan helikopter. Kemudian, Jokowi dan rombongan akan menuju Stadion Singaperbangsa dengan rute Jalan Perumnas Telukjambe dan Jalan Interchange Karawang Barat.
Sejak Senin malam, Ketua TKN Erick Thohir sendiri dikabarkan sudah mendarat di Karawang dan menginap di salah satu hotel di Karawang. Sementara Capres Jokowi sendiri diperkirakan akan tiba di Karawang sekitar pukul 09.00 WIB.
Untuk estimasi massa, TKD Karawang tidak merubah keputusan awal rapatnya. Yaitu dimana sekitar 75 ribu massa akan memadati bagian dalam maupun bagian luar halaman Stadion Singaperbangsa Karawang. Dan sekitar 200 petugas kebersihan akan dipersiapkan di beberapa sudut Stadion Singaperbangsa.
Sementara untuk pengamanan jalannya kampanye, pihak kepolisian Polres Karawang mempersiapkan 410 personel. Baik di sepanjang jalur yang akan dilintasi Jokowi maupun di Stadion Singaperbangsa Karawang. Rekayasa lalu lintas untuk menghindari kemacetan berlebih juga sudah dipersiapkan pihak kepolisian.
Agar kampanye berjalan aman, nyaman, tertib dan sukses, Dewan Pengarah TKD Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) meminta kepada seluruh peserta kampanye, baik dari unsur parpol maupun relawan untuk selalu menjaga ketertiban.
Kang Jimmy juga mengaku sudah mengantisipasi kekhwatiran adanya upaya provokasi di saat kampanye berlangsung oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.
“Kalau ada upaya provokasi, saya minta tidak ditanggapi dengan emosi sampai terjadi bentrok. Kalau melihat indikasi seperti itu, secepatnya laporkan kepada panitia atau pihak kepolisian yang sedang berjaga. Tapi mudah-mudahan tidak ada. Sehingga kegiatan kampanye bisa berjalan sukses,” kata Kang Jimmy. (red)












