BaskomNews.com – Komunikasi praktis pasca Pemilu 2019 terus dilakukan PKS Karawang dengan beberapa partai politik, dalam rangka menghadapi persiapan kontestasi Pilkada Karawang tahun 2020 mendatang. Termasuk dengan PKB Karawang, PKS menyebut ‘tidak menutup kemungkinan’ akan berkoalisi dengan partai berbasis masa Nahdatul Ulama tersebut.
Demikian diungkapkan Ketua DPD PKS Karawang, Ustadz Dedi Sudrajat (DeSud), pasca kegiatan halal bihalal PKS Karawang yang dipadukan dengan kegiatan Milad PKS ke-21 tahun dan syukuran raihan perolehan suara PKS Karawang di Pileg 2019, di halaman Islamic Center Karawang, Minggu (23/6/2019).
Disampaikan Kang DeSud, secara pribadi dan kelembagaan ia mengucapkan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pengurus, kader dan simpatisan PKS Karawang. Karena berkat hasil kerja keras, raihan kursi dan suara PKS di Pileg 2019 kemarin bisa meningkat pesat.
Yaitu dari 3 kursi menjadi 6 kursi di DPRD Karawang, atau dari 71 ribu suara di Pileg 2014 menjadi 125 ribu suara di Pileg 2019 kemarin. “Ucapan terima kasih harus saya sampaikan kepada kader sampai simpatisan dan tokoh masyarakat Karawang, karena kini PKS Karawang mampu sejajar dengan partai besar lainnya,” tutur Kang DeSud, kepada BaskomNews.com.
Disinggung apakah di Pilkada Karawang 2020 mendatang PKS tetap akan menjadi partai pengusung atau memajukan kader terbaiknya sebagai Cabup dan Cawabup, Kang DeSud menegaskan, tahapan atau proses itu semua terus dilakukan PKS Karawang. Namun yang pasti dengan posisi 6 kursi saat ini, PKS Karawang layak mengusung kader-kader terbaiknya untuk maju di Pilkada Karawang tahun 2020 mendatang.
“Tadi Kang Jimmy juga mengucapan selamat kepada PKS atas raihan prestasi Pileg kemarin. Saya pikir dengan raihan hari ini, kita sama sejajar dengan parpol lain yang raihan kursinya 6 sampai 9 kursi. Raihan suara PKS di Karawang sudah sangat terlihat. Kami PKS sudah dapat 6 kursi, maka patut ada keinginan kader-kader terbaik untuk ikut kontestasi besok (Pilkada Karawang),”

Kembali disinggung ‘chemistry’ PKS-PKB di menjelang Pilkada Karawang 2020, Kang DeSud kembali menegaskan adanya chemistry tersebut. Karena dalam beberapa kali kesempatan, ia bersama Ketua DPC PKB Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) juga terus menjalin komunikasi politik yang baik.
“Praktis ya kang. Kang Jimmy dan saya juga ketua partai yang beberapa kli di pertemuan ketemu bareng dan saling komunikasi terbuka. Itu tidak menutup kemungkinan (PKB-PKS atau PKS-PKB),” timpal Kang DeSud.
“Oh iya satu lagi ingin saya sampaikan kang. Tadi Kang Jimmy juga terharu dengan salah satu sesi kegiatan halal bihalal, pada saat pembagian santunan dhuafa dan anak yatim. Kang Jimmy ikut naik ke panggung bersama para pimpinan PKS. Bahkan saking terharunya beliau besok mengundang anak yatim tersebut ke kantornya. Insya Allah, beberapa pengurus dari kita juga akan ikut dampingi,” tutup Kang DeSud.
Sementara itu melalui ponsel selulernya, kepada BaskomNews.com, Kang Jimmy menyampaikan, jika kehadirannya di kegiatan halal bihalal PKS Karawang untuk memenuhi undangan. Menurut Kang Jimmy, PKB dan PKS Karawang merupakan partai kader yang dibuktikan dengan masifnya perolehan suara dari mulai tingkat kabupaten sampai DPR RI.
“PKB dan PKS adalah partai islam yang berbeda wilayah basis masanya. Dalam politik tidak ada yang tidak mungkin. Jadi saya menyambut baik niatan PKS yang mau memajukan kader terbaiknya untuk jadi Bupati dan atau wakil bupati di Pilkada 2020 mendatang,” singkat Kang Jimmy.
Untuk diketahui, tidak jauh berbeda dengan PKS, di Pileg 2019 kemarin PKB juga meraih prestasi politik yang cukup memuaskan. Yaitu dari jumlah 5 kursi pada Pileg 2014 lalu, kini bertambah menjadi 7 kursi di DPRD Karawang.(red)












