BaskomNews.com – Ogak atau tidak mau disebut mangkrak, pengembang Pasar Cilamaya yang dalam hal ini PT. Barokah Putra Delapan meyakini bakal menyelesaikan pembangunan sesuai target, yaitu dalam kurun waktu 2 tahun pembangunan sesuai Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang sudah disepakati dengan Pemkab Karawang (Disperindag).
“Kalau disebut mangkrak itu pembangunannya terhenti. Kalau ini kan ada progres pembangunan kang. Intinya kita yakin pembangunan yang kita lakukan sesuai jadwal awal,” tutur Rahmat Winardi, Manajer Operasional PT. Barokah Putra Delapan, kepada BaskomNews.com, Selasa (2/7/2019).
Yang perlu dipahami publik, sambung Rahmat, kerja sama pembangunan dan pengelolaan Pasar Cilamaya ini menggunakan sistem Build Operate and Transfer (BOT). Sehingga PT. Barokah Putra Delapan tentu sangat berhati-hati dalam pengerjaannya.
“Ini berkaitan dengan kepercayaan kang. Makanya kita juga sangat hati-hati,” kata Rahmat.
Dalam PKS yang sudah ditandatangani, masih dijelaskan Rahmat, kerja sama pembangunan dan pengelolaan Pasar Cilamaya ini dipihaketigakan dalam jangka waktu 20 tahun, yaitu dari semenjak ditandatangani PKS.
“Jangka waktu 20 tahun itu antara kita sebagai pihak ketiga dengan pemkab. Kalau dengan pedagang nanti beda lagi. PKS dengan pedagang nanti dilakukan setelah pembangunan selesai,” jelas Rahmat.
Diakui Rahmat, pembangunan Pasar Cilamaya ini sempat mengalami kendala di tahap awal, khususnya saat tahap sosialisasi kepada para pedagang. Karena menurutnya, pihak ketiga harus menghadapi beragam karakteristik sosial pedagang yang ada di Pasar Cilamaya.
“Kalau dianggap tersendat sedikit wajarlah. Karena dalam hitungan PKS, kita sudah mulai melakukan pembangunan dari mulai tahap penyediaan lahan penampungan sementara, sampai dengan tahap sosialisasi kepada para pedagang,” timpal Rahmat.
Namun demikian, Rahmat menegaskan, jika sampai saat ini proses pembangunan Pasar Cilamaya tidak mengalami kendala yang begitu krusial. Karena menurutnya, progres pembangunan terus berjalan setiap harinya.
“Semuanya sudah kita evaluasi kang. Tahapan demi tahapan sebelumnya sudah kita evaluasi. Makanya kita yakin pembangunan bakal sesuai jadwal awal,” pungkas Rahmat. (red)






