Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

Polisi Kawal Penyaluran Air Bersih untuk Desa Alami Kekeringan

Anggota Polsek Pangkalan terjun langsung membantu dan mengawal proses penyaluran air bersih kepada warga yang mengalami kekeringan akibat kemarau panjang.
banner 468x60

BaskomNews.com – Jajaran aparat kepolisian dari Polsek Pangkalan siap siaga untuk proses pengawalan penyaluran air bersih bagi desa yang mengalami kekeringan akibat kemarau panjang di wilayah Kecamatan Pangkalan dan Tegalwaru.

Seperti penyaluran air bersih 5.000 liter pada Rabu (3/7/2019) kemarin, anggota dari Polsek Pangkalan ikut membantu dan mengawal proses penyaluran air bersih bagi warga Kampung Jatilaksana Desa Jatilaksana Kecamatan Pangkalan bersama Kepala Desa Jatilaksana, Asep Saefulloh.

banner 336x280

Petugas yang melaksanakan pengawalan saat itu adalah Ka Spk Polsek Pangkalan Aiptu H. Burhanydin, Aiptu Ahmad Husen dan Bhabinkamtibmas Desa Jatilaksana, Bripka Asep Saepullah.

Air bersih diberikan kepada warga Dusun Cibeureum Desa Jatilaksana RT 07/04 dan RT 06/03. Karena seperti yang diketahui, warga di dusun ini kesulitan mencari air bersih saat musim kemarau panjang.

Kapolsek Pangkalan AKP Endang Rohendi mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemdes dan pemerintah kecamatan, apabila masih ada warga yang membutuhkan air bersih akibat kekeringan.

“Apabila masih ada warga yang membutuhkan air bersih, segera kami lakukan koordinasi. Dan kita siap 24 jam untuk membantu warga di sini,” kata AKP Endang Rohendi.

Sebelumnya diberitakan, Pemkab Karawang menggelar rapat lintas instansi dalam menyikapi kemarau panjang. Dalam jangka pendek, pengiriman air bersih akan tetap menjadi prioritas. Beberapa instansi pun telah siap untuk nengeluarkan armada pengangkut air.

“PDAM telah menyiapkan 4 armada truk pengangkut air, lalu dari BPBD 1 truk air dan dari kepolisian ada watercanon,” kata Kepala BPBD Karawang, Asep Wahyu.

Wahyu menjelaskan, kekeringan di Karawang mengancam 14 desa di tiga kecamatan, yakni 7 desa di Kecamatan Tegalwaru, 6 desa di Kecamatan Pangkalan dan 1 desa Kecamatan Ciampel. “Total jiwa yang terancam kekeringan itu mencapai 22.755 jiwa,” paparnya.(red)

banner 336x280