BaskomNews.com – Sebesar 18 miliar digelontorkan Dinas PUPR Kabupaten Karawang untuk membangun kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan kantor Diklat Karawang. Dua proyek unggulan dibidang bangunan tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan serta membangkitkan gairah kerja yang lebih baik lagi setelah rampung nanti.
Kepala Bidang (Kabid) Bangunan Dinas PUPR Karawang, Kris Prianto menjelaskan, dua proyek yang menyerap anggaran yang cukup besar tersebut sudah masuk tahapan lelang dan akan segera terealisasi secepatnya.
“Ada dua pembangunan yang menggunakan anggaran paling besar, yaitu pembangunan kantor BPBD dan kantor Diklat Karawang, dimana masing-masing kegiatan diberi anggaran 9 miliar. Sementara proses lelang sudah dilaksanakan, maka pada bulan juli ini pekerjaan sudah bisa dilakukan,” ujarnya, kepada BaskomNews.com, Selasa (9/7/2019).
Lebih lanjut Kris juga mengatakan, 20 miliar anggaran dialokasikan untuk sektor pendidikan, terutama berkaitan dengan rehabilitas ruang kelas.
“Di tahun 2019 untuk anggaran pendidikan mengalami penurunan dari tahun 2018 sebesar 50 miliar, dan sekarang hanya dianggaran 20 miliar. Anggaran tersebut hanya untuk rehab sekolah saja, dimana data Sekolah Dasar (SD) yang mendapatkan bantuan rehab kelas sebanyak 85 sekolah,” katanya.
Ditanya soal kelanjutan pembangunan Rumah Dinas Bupati (RDB) yang diubah menjadi Rumah Galeri, Kris sampaikam alokasi sebesar 2,5 niliar sudah digelontorkan untuk menyelesaikan pembangunan.
“Tahun sekarang sudah dianggarakan lagi untuk landscap dianggarkan sebesar 2,5 miliar, dan itu merupakan finising pembangunan. Kaitan dengan proses aplikasi saat ini masih ada di tahap perencanaan. Mudah-mudahan di bulan Agustus sudah bisa lelang dan September sudah bisa dibangun,” tandasnya. (iql)






