BaskomNews.com – Pengurus DPC Partai Demokrat Karawang meminta agar Balad Budianto Cilamaya tunduk dan patuh terhadap keputusan DPP Demokrat yang sudah mengeluarkan rekomendasi nama Ketua DPRD Karawang kepada Pendi Anwar.
“Saya memaklumi kekecewaan yang disampaikan oleh Balad Budianto. Wajar dan manusiawi kalau Balad Budianto kecewa, karena jagoannya tidak dimandatkan menjadi Ketua DPRD. Tapi sebagai kader partai, seharusnya Balad Budianto tunduk dan patuh terhadap keputusan partai. Itu yang pertama,” tutur Wakil Ketua II DPC Demokrat Karawang, H. Ahmad Rifai, Jumat (6/2019).
Yang kedua, masih dikatakan H. Opi (sapaan akrab), Balad Budianto tidak bisa menyalahkan Ketu DPC Demokrat Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana, karena DPC hanya sebatas mengusulkan nama-nama untuk menjadi Ketua DPRD Karaawang ke DPP melalui DPD. Sehingga DPP yang memiliki kewenangan untuk menentukan satu orang nama diantara nama-nama yang diusulkan tersebut.
“Tidak bisa menyalahkan ketua DPC, karena itu kewenangan DPP. DPC hanya merekomendasikan nama-nama saja,” kata H. Opi.
Adapun terkait lamanya SK DPP Partai Demokrat terkait rekomendasi nama Ketua DPRD Karawang ini, H. Opi menegaskan, bahwa hal ini bukan karena adanya perseteruan antar kader Partai Demokrat yang nama-namanya diusulkan ke DPP.
“Untuk menentukan seseorg menjadi pimpinan di lembaga DPRD itu bukan persoalan yang mudah, tidak semudah membalikkan tengan, perlu pertimbangan yang matang,” timpal H. Opi.
Disinggung langkah apa yang akan dilakukan DPC Demokrat Karawang untuk menyikapi sikap protes Balad Budianto ini, H. Opi memastikan bahwa konfliknya tidak akan sampai berkepanjangan. Karena diyakininya, Budianto sendiri akan tunduk dan patuh terhadap keputusan partai.
“Insya Allah tidak akan berkepanjangan. Karena saya yakin sebagai kader partai, H. Budianto akan tunduk dan patuh terhadap keputusan partai yang dikeluarkan DPP Partai Demokrat,” pungkas H. Opi.(red)
BACA SEBELUMNYA : Pendi Anwar Ketua DPRD Karawang, Balad Budianto Kecewa dengan Cellica












