Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

Persika Bubar, Kabarnya Bupati Cellica Sepakat Rombak Manajemen?

Inilah momentum para supporter Persika melakukan aksi demonstrasi ke kantor Pemkab Karawang pada 28 Agustus 2019 lalu.
banner 468x60

BaskomNews.com – Jauh sebelum keluar penyaraan ‘pembubaran Persika’ dari Manajer Persika Rahmat Gunadi, pada 28 Agustus 2019 lalu sebenarnya sudah ada reaksi keras dalam bentuk aksi demonstrasi ke kantor Pemkab Karawang yang dilakukan supporter Persika, agar Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana segera turun tangan untuk menyelamatkan Persika.

Namun aksi demonstrasi oleh supporter Persika ini hanya ditemui oleh Sekda Karawang, H. Acep Jamhuri yang saat itu mengeluarkan pernyataan, bahwa katanya Bupati Karawang juga masih peduli dengan nasib Persika.

banner 336x280

Reaksi kedua ditunjukan para supporter Persika pada 6 September 2019 kemarin, saat Persika melakukan laga uji coba dengan PON DKI Jakarta di Stadion Singaperbangsa Karawang. Yaitu dimana para supporter dikabarkan akan ‘menduduki’ Rumah Dinas Bupati (RDB) untuk kembali melakukan aksi moral, agar Bupati Cellica cepat turun tangan.

Namun aksi menduduki RDB ini batal digelar, lantaran Sekda Acep Jamhuri kembali turun ke lapangan untuk meredam para supporter. Bahkan saat itu Sekda terlihat mengintruksikan langsung, agar spanduk-spanduk protes para supporter yang bertuliskan ‘Bupati Cellica tidak peduli Persika’ untuk diturunkan.

Namun pada siang harinya, jajaran Komisari Persika yang diwakili oleh H. Saepul Riki dan Endri Widiantoko mengundang perwakilan supporter Persika untuk duduk bersama di dalam mencari solusi atas persoalan Persika. Yang datang saat itu hanya perwakilan supporter Persika dari Fanatik dan BLJ (Brigata Laskar Jawara).

Melalui kesempatan ini, Komisaris Persika, Endra Widiantoko menjelaskan kepada perwakilan supporter bahwa sebenarnya Bupati Cellica akan turun tangan untuk mencari solusi atas persoalan Persika. Bahkan menurutnya, Bupati Cellica sudah sepakat untuk merombak jajaran manajemen Persika.

Yaitu dimana Bupati sudah menugaskan Sekda Acep Jamhuri untuk mengevaluasi total jajaran manajemen Persika. “Sudah, itu sudah ada solusi sebenarnya bang. Tapi kenapa temen-temen mau aksi lagi. Kalau ada aksi lagi seperti ini, akhirnya bupati juga merasa gimana gitu. Ini kapan selesainya kalau sebentar-sebentar aksi,” tutur Endro Widiantoko.

Dijelaskan Endro, selama ini ia mengaku tidak ingin tampil ke publik untuk membantu Persika. Maka wajar saja jika para supporter Persika tidak pernah mengenal sosok dirinya sebagai Komisaris Persika. Karena menurutnya, ia tidak pernah ingin mencari popularitas di Persika.

Namun yang membuatnya saat ini harus angkat bicara, sambung Endro Widiantoko, yaitu ketika beberapa individu supporter Persika mulai berteriak di media sosial (medsos) seakan menyudutkan jajaran komisaris yang dianggap tidak bertanggungjawab dengan nasib Persika.

“Selama ini saya tutup mata bang, saya ikhlas bantu untuk kemajuan Persika. 2013 saya nyumbang 500 juta ke Persika secara cuma-cuma. Musim 2018 kemarin juga hampir habis 300 juta lebih. Sampai saat ini kan kita tidak pernah nuntut dapat apa-apa dari Persika. Cuma kok tiba-tiba temen-temen ini (supporter) teriak-teriak di medsos menyudutkan kita. Ya sekarang terpaksa saya harus angkat bicara, agar temen-temen (supporter) tahu persoalan di dalam sebenarnya seperti apa,” kata Endro.

“Jujur, saya juga tidak seneng ketika temen-temen (supporter) teriak-teriak di medsos menyudutkan ustadz (Yusuf Mansur, red) dan Komisari Pak Saepul Riki. Padahal yang kita tahu beliau-beliau inni komisaris sekaligus penyumbang dana terbesar di Persika. Dana pribadinya Ustadz sama Paytren saja hampir 4,7 miliar disumbangkan untuk Persika,” timpal Endro.

Kembali dijelaskan Endro, pasca aksi demonstrasi supporter ke kantor Pemda Karawang, sebenarnya Bupati Cellica minta waktu selama satu minggu untuk mencari solusi atas persoalan Persika. Bahkan Sekda Acep Jamhuri mengaku sudah menemukan solusi untuk persoalan keuangan Persika ke depan dalam mengarungi musim Liga 3.

“Bupati cuma minta waktu seminggu bang untuk solusinya. Pak Sekda sudah sepakat untuk solusi keuangan Persika. Ketika kita jajaran komisaris sudah sepakat dengan bupati, nanti juga perwakilan supporter kita undang kembali untuk bertemu langsung dengan bupati. Tapi kan kalau ada gerakan lagi (demo) seperti ini, ya gimana ceritanya sih,” pungkas Endro.(red)

BACA SEBELUMNYA : Bubar, Bisakah Tangan Dingin Bupati Cellica Selamatkan Persika?

banner 336x280