Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

Ini Pengakuan 3 Siswa SD yang Ditawari Miras oleh Penjaga Cafe

Pengakuan tiga siswa yang ditawari miras oleh penjaga cafe atau Warung Tangkahan Rengasdengklok.
banner 468x60

BaskomNews.com – Kendati penjaga cafe atau Warung Tangkahan di Dusun Krajan Desa Amansari Kecamatan Rengasdengklok mengaku tidak menawari miras kepada siswa SD, melainkan siswa yang ingin membeli, namun pengakuan berbeda dilontarkan tiga siswa.

Didampingi orangtuanya, kepada awak media siswa HN, BS dan RN mengatakan, selepas pulang sekolah setelah menaruh tas di rumahnya, ia bersama teman-temannya yang lain datang ke Warung Tangkahan untuk membeli kentang goreng dan minuman teh pucuk. Tapi tiba-tiba penjaga café menawari mereka sebuah minuman yang tak diketahuinya apa.

banner 336x280

Beli kentang dibere eta, terus kanyahoan, aya nu ngabejakeun (Beli kentang tapi dikasih itu/miras, terus ketahuan, karena ada yang bilangin ke orangtua,” tutur salah seorang siswa HN, Senin (23/9/2019).

Pulang sekolah, ke rumah dulu nunda tah. Meser kentang jeung teh pucuk, terus ku amang-amang eta dibere kos kitu hiji, gocap (Pulang sekolah, taruh tas dulu di rumah. Beli kentang sama teh pucuk, terus sama penjaga cafe dikasih minuman itu, harganya 50 ribu),” timpal siswa lainnya BS.

Di tempat yang sama, para orangtua siswa sangat menyesalkan kenapa anak mereka ditawari miras oleh penjaga cafe. Para orangtua meminta agar pemerintah dan pihak aparat segera menutup Watung Tangkahan. Karena mereka khwatir suatu saat hari siswa atau anak-anak yang lain ditawari lagi.

“Bocah gak tahu malah ditawarin itu. Harapannya tutup saja, mungkin besok datang lagi ditawarin. Sudah tutup saja kalau bisa mah. Takutnya ada yang ngajarin lagi begitu,” kata salah satu orangtua siswa, sembari mengaku jika yang ditawari miras oleh penjaga cafe ada sebanyak 10 siswa.(red)

BACA SEBELUMNYA : Jual Miras ke Siswa SD, Cafe di Rengasdengklok Disegel Polisi dan Satpol PP

banner 336x280