BaskomNews.com – Rencana awal massa aksi demonstrasi dari Serikat Tani Karawang (Sepetak) yang akan menduduki dan menginap di gedung pemkab dan DPRD Karawang akhirnya batal.
Massa aksi membubarkan diri, setelah Sekda Karawang mengeluarkan sebuah surat undangan yang isinya menjanjikan mereka untuk bertemu langsung dengan Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadian, Ketua DPRD Karawang, serta Kepala BPN Karawang pada Rabu (25/9/2019) besok, sekitar pukul 09.00 WIB di ruang rapat Sekda Karawang.
BACA SEBELUMNYA : Bendera Kuning Petani Kepung Kantor Bupati, Katanya Pertanda Matinyaa Rezim Cellica
Terpantau sekitar pukul 15.45 WIB, setelah kecewa saat melakukan mediasi dengan Sekda Karawang, massa aksi pendemo sempat mengepung kantor BPN Karawang. Untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, massa aksi terlihat masih mendapatkan penjagaan ketat dari aparat kepolisian dan anggota Satpol PP.
Kepala BPN Karawang yang sedang tidak berada di kantor, akhirnya perwakilan massa aksi hanya dimediasi oleh perwakilan pejabat BPN Karawang yang dalam hal ini Kasi Sengketa BPN, Wagita.
BACA SEBELUMNYA : Cellica Tak Berani Temui Massa Pendemo, Sekda Jadi Bingung Saat Mediasi
Namun tidak berselang lama saat perwakilan masa aksi sedang mediasi dengan BPN Karawang, kemudian datanglah surat undangan dari Sekda Karawang yang menjadwalkan ulang kembali untuk mediasi para rabu besok. Atas surat undangan mediasi yang dijanjikan Sekda ini, akhirnya massa aksi membubarkan diri.
“Gak jadi (tidak jadi nginap di pemda/DPRD), dilanjut mediasi besok,” kata Hilman, perwakilan massa aksi petani dari unsur GEMAKU (Gerakan Masyarakat Karawang Utara). (red)
BACA SEBELUMNYA : Mediasi dengan Sekda Buntu, Massa Aksi Berpindah Kepung Kantor BPN






