BaskomNews.com – Menghadapi pesta demokrasi Pilkada 2020, anggaran yang diberikan Pemkab Karawang kepada Bawaslu dianggap tak sesuai dengan anggaran ideal yang diajukan. Pasalnya, Bawaslu hanya mendapatkan anggaran Rp 23,3 miliar. Sementara anggaran yang diajukan sebesar Rp 27 miliar.
Mengacu kepada Keputusan Ketua Bawaslu Nomor 01/94, tentang standarisasi anggaran Bawaslu Kabupaten, Bawaslu menganggap bahwa kecilnya anggaran yang diberikan pemkab tersebut akan berpengaruh terhadap kinerja pengawasan Bawaslu di Pilkada Karawang 2020 mendatang.
“Seharusnya dengan dukungan anggaran dapat meningkatan kualitas SDM, termasuk upaya prepentif pencegahan pelanggaran. Contohnya ketika kita mengalokasikan 10 kegiatan sosialisasi, nun ketika anggarannya dipangkas, hanya bisa membiayai 1 atau 2 kegiatan saja. Sehingga dukungan anggaran ini sangat berpengaruh terhadap optimalisasi kinerja Bawaslu,” kata Kepala Sekretaris (Kasek) Bawaslu Karawang, Rangga Wijaya, Kamis (2/10/2019).
Dengan anggaran Rp 23,3 miliar yang diberikan pemkab tersebut, Rangga mengaku akan ada banyak kegiatan yang dipangkas, agar anggaran dapat tercukupi.
“Sebetulnya anggaran tersebut belum ideal, karena ideal anggaran sekitar 27 miliar. Standarisasi kita sudah sesuai denga PMK, standarisasi pengajuan sudah mengacu pada peraturan keuangam. Setelah membahas dengan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah), ada beberapa pemangkasan kegiatan seperi pemangkasana sosialisasi dan Rakor bersama panitia Adhock kecamatan. Sementara untuk honorarium dan operasional kerja disamakan dengan KPUD ada di angka 1,8 juta, untuk ketua dan anggota 1,6 juta,” katanya.
Namun dengan minimnya anggaran tersebut, Rangga berharap dapat mencukupi kegiatan tahapan pemilu dari awal sampai akhir kegiatan. Karena menurutnya, mau tidak mau optimalisasi kegiatan dengan anggaran yang ada diharapkan dapat masimal.
“Dengan anggaran itu mau tidak mau harus mencukupi setiap tahapan pemilu, dan juga diharapkan optimalisasi bekerja dapat dilakukan, agar Pilkada 2020 dapat terlaksana dengan lancar tanpa masalah,” pungkasnya. (iql)
BACA SEBELUMNYA : Anggaran Pilkada Karawang 2020 Disetujui Rp 97 Miliar












