Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

Datangi Karawang, Dedi Mulyadi Ingatkan Pembangunan Dimulai dari Pedesaan

Dedi Mulyadi berkunjung ke Pemkab Karawang, Jumat (4/10/2019).
banner 468x60

BaskomNews.com – Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi berharap Pemkab Karawang, Purwakarta, dan Bekasi bersinergi memprioritaskan pembangunan dimulai dari perbatasan atau pedesaan guna mempermudah akses ekonomi masyarakat, Jumat (4/10/2019).

“Kabupaten Karawang, Purwakarta dan Bekasi harus menjadi satu kesatuan wilayah. Jadi konsep pembangunan yang direalisasikan di tiga daerah itu tidak saling mengotori dan merusak, serta saling mendukung satu sama lain,” katanya saat berkunjung ke Pemkab Karawang.

banner 336x280

Nantinya, lanjut Ketua DPD Golkar Jawa Barat, pembangunan di Karawang, Purwakarta dan Bekasi menjadikan satu kesatuan wilayah agar terwujud konsep pembangunan yang lebih baik dan juga akan berkesinambungan.

Dihadapan Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, Dedi mengingatkan agar konsep pembangunan di daerah diawali di pedesaan atau di wilayah perbatasan.

“Pembangunan di daerah perbatasan jangan sampai dibagian akhir dalam konsep pembangunan, tapi harus diawal. Konsep pembangunan juga harus ramah lingkungan,” jelasnya.

Dedi menyarankan untuk di setiap titik perbatasan daerah, dibangun gapura yang menyimbolkan potensi dua daerah yang berbatasan. Bangunan tersebut itu juga bisa menyimbolkan potensi kekayaan budaya khas daerah.

Lalu di lokasi perbatasan tersebut, bisa dibangun rumah pelayanan publik untuk memudahkan masyarakat yang tinggal di daerah perbatasan. “Jadi konsep pembangunannya harus dibalik. Pembangunan jangan diawali di wilayah perkotaan, tapi diawali di titik perbatasan (wilayah perdesaan),” jelasnya.

Sementara itu, Sekda Karawang Acep Jamhuri menyampaikan agar Dedi Mulyadi memperjuangkan pengembangan akses transportasi seperti Lintas Rel Terpadu (LRT) bukan hanya sampai Cikarang, tetapi juga sampai Karawang.

“Selama ini rute KRL hanya sampai Cikarang, begitu juga dengan rute LRT dari Jakarta hanya sampai Cikarang. Kami menginginkan rutenya sampai ke Karawang. Mudah-mudahan itu bisa bantu diupayakan oleh pak Dedi di pusat,” pungkasnya. (red)

banner 336x280