Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

Suasana ‘Tahlilan’ di Kediaman Almarhum Mahasiswa Unsika Alif Rindu Arafah

Suasana talilan di kediaman almarhum.
banner 468x60

BaskomNews.com – Salah satu mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika), Arif Rindu Arrafah yang tewas saat di dalam Gua Lele Karawang, Kampung Tanah Bereum, Desa Tamansari Kecamatan Pangkalan sudah dimakamkan di tempat kelahirannya di Bogor.

Tahlilan untuk mendoakan almarhum digelar di rumah duka di perumahan Griya Parungpanjang, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor.

banner 336x280

Tahlilan dilakukan sekitar pukul 20.00 WIB, Senin (23/12/2019). Terlihat, puluhan orang yang terdiri dari kerabat, tetangga, dan saudara korban ikut dalam tahlilan tersebut.

Tahlilan dilakukan di depan rumah duka. Dengan menggelar terpal sebagai alas duduk di depan jalan, acara tahlilan ini dilakukan.

Semua orang yang mengikuti kegiatan tahlilan ini tampak khusyuk. Sebagian orang pun terlihat membawa Al Qur’an untuk ikut mendoakan almarhum.

Terpantau, saking banyaknya yang ikut tahlilan, beberapa orang yang ada sampai duduk di permukaan jalan, atau tanpa beralaskan terpal.

Lantunan bacaan ayat pun terdengar. Ketua RT 03/04 Griya Parungpanjang, Saban mengatakan, tahlilan dilakukan dari sehabis dilakukan salat isya.

“Iya tahlilan sekarang. Tadi beberes dulu buat pindahin bangku dan gelar terpal sebagai alas duduk,” kata Saban, sebelum tahlilan, di rumah duka, dilansir dari Detik.com.

Seperti yang diketahui, tiga mahasiswa tewas di dalam Gua Lele, Kampung Tanah Bereum, Desa Tamansari Kecamatan Pangkalan. Selama 12 jam lebih mereka terjebak di gua tersebut. Ketiganya merupakan anggota Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Singaperbangsa Karawang (Mapalaska).

Tiga orang meninggal atas nama A.N Erisa Rifan (20), Alief Rindu (19), Ainan Fatimatuzahro (19). Ketiganya berhasil dievakuasi tim gabungan dalam operasi penyelamatan pada Senin subuh (23/12/2019).

Wido Arya Ritaldi, Ketua Umum Mapalaska menuturkan, susur gua dimulai pada Minggu (22/12/2019) sekira pukul 11 siang. Saat itu, cuaca terpantau cerah.

“Sehingga tim berani masuk ke dalam gua. Namun sekira pukul tiga sore hujan mulai turun. Lima orang yang turun di kedalaman 30 meter,” kata Wido saat dihubungi detik, Senin (23/12/2019). (red)

banner 336x280