Informasi Berita, Menarik dan Terhangat

Jika Terpilih, Balonbup Endang Janji Tutup atau Pindahkan Prostitusi Se’er

banner 468x60

BaskomNews.com – Bukan hanya menyindir kebiasaan Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana yang dianggap sering PHP (Pemberi Harapan Palsu) kepada rakyat, serta keseringan joged-joged dalam kegiatan seremonial pemerintahan, Paslon ENAK (Endang Macan Kumbang-Asep Agustian) juga menyindir Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari yang dianggap gagal dalam menutup atau memindahkan tempat prostitusti Se’er.

Padahal ditegaskan Balonbup Endang, Wakil Bupati Karawang sendiri merupakan Panglima Santri Karawang yang seharusnya bisa menyelesaikan persoalan tempat prostitusi Se’er.

banner 336x280

Berpatokan kepada ijtima ulama Karawang yang menegaskan, barang siapa Cabup dan Cawabup yang bisa menutup segala bentuk praktek kemaksiatan di Karawang, maka atas dasar itulah Balonbup Endang berjanji akan menutup atau memindahkan tempat Prostitusi Se’er yang sampai hari ini berada di wilayah pusat pertengahan Kota Karawang.

“Kalau memang yang dikedepanjan keagamaan, kenapa Se’er di pusat kota tidak bisa ditertibkan. Kita tidak melarang hak warga negara bekerja seperti itu. Tapi minimal wilayah di perkotaan tidak ada tempat kemaksiatan,” tutur Balonbup Endang, dalam sesi tanyanjawab dengan wartawan, saat peresmian posko pemenangan di Jalan Mas Sutakarya No. 64 RT 06/012, Kelurahan Karawang Kulon Kecamatan Karawang Barat, Rabu (25/12/2019).

“Ya betul, pertanyaanya kenapa Pak Jimmy (Wakil Bupati Karawang) yang katanya Panglima Santri tidak bisa menutup Se’er. Ya salah dia sendiri kenapa jadi Panglima Santri. Itu kan jadi beban moralnya beliau,” timpal Balonbup Endang.

Jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Karawang 2020, Paslon ENAK berjanji akan menutup atau memindahkan tempat prostitusi Se’er yang masih berada di wilayah perkotaan Karawang.

Karena ditegaskan Balonbup Endang, pembiaran keberadaan tempat prostitusi Se’er yang berdampingan dengan Rumah Sakit Dewi Sri merupakan hal yang ironis. Yaitu dimana satu sisi masyarakat lagi bersedih dengan anggota keluarganya yang sedang sakit dirawat di RS Dewi Sri. Namun disisi lain, masyarakat disebrangnya sedang asik-asikan melakukan kemaksiatan.

“Di sampingnya rumah sakit, sampingnya tempat kemaksiatan. Coba Se’er itu pindahkan kemana kek yang sekiranya tidak ditempatkan di wilayah kota. Mirisnya, disampingnya rumah sakit orang lagi sedih. Disampingnya orang mabok-mabokan dan maksiat,” sindir Balonbup Endang. (red)

banner 336x280