BaskomNews.com – Integritas KPU Karawang sebagai penyelenggara Pilkada 2020 kembali diuji. Pasalnya, mengenai adanya kabar ‘pengkondisian’ PKK bukan hanya sekedar isapan jempol dan patut dipertanyakan, pasca BaskomNews.com mendapatkan screenshot pesan Whatsapp dugaan pengkondisian PPK.
Berdasarkan percakapan screenshot pesan Whatsapp tersebut, mantan Ketua PPK Telagasari Asep pada Pileg 2019 kemarin mengirimkan pesan ‘sikap kekewaannya’ kepada Komisioner KPU Karawang, Aceng Kasum. Setelah Asep dinyatakan tidak lolos dalam seleksi PPK untuk Pilkada Karawang 2020.
Di dalam screenshot pesan Whatsapp yang sudah beredar ini, Asep mempertanyakan kepada Komisioner KPU soal alasan dirinya tidak lolos seleksi PPK. Kekecewaan Asep menjadi-jadi, saat ia mengetahui ada salah satu calon PPK Telagasari lain yang lolos seleksi PPK, tetapi nilainya lebih rendah.
“Knp nilai yg lebih rendah dari sy bs diterima trs dari priodeisasi semua ppk telagasari msh bisa dan disetiap penyelenggaraan pemilihan ppk telagasari selalu yg terbaik dan tdk ada mslh knp hal tsb tdk mnjadi satu pertimbangan. Dan keberhasilan satu tim itu hsl dr kebersamaan dan kekompakan bkn hsl kerja satu orang. Dan sy tdk pernah melakukan kesalahan yg membuat tercoreng nama baik kpu,” tulis Asep, dalam screenshot pesan Whatsapp kepada Aceng Kasum.
Tidak hanya sampai di situ, sikap kekecewaan Asep yang tidak lolos seleksi PPK Telagasari juga sampai mengungkit-ngungkit persoalan sengketa hasil Pileg 2019 pencalonan Anggota DPR RI Saan Mustofa. Yaitu dimana Asep menjelaskan adanya ‘money politic’ yang dibagikan Aceng Kasum untuk pengkondisian pemenangan Saan Mustofa di tingkat PPS.
“Perlu bpk Aceng Kasum tahu jg selama sy memimpin ppk telagasari tdk pernah sy menerima money politik selalu sy tolak baru kemaren aja wktu pemilu 2019 bapak Aceng Kasum ngasih uang ke anggota sy untuk dibagikn ke para pps spy memenangkan salah satu calon DPR-RI (Saan Mustofa). Cm isu sj kesalahan yg pernah sy lakukan itu pun ke anggota sy masuk nya tdk langsung ke sy. Makanya sy tdk aneh bapak tdk bantu sy sbb tdk leluasa kl ada sy,” tulis kembali Asep, lewat pesan Whatsapp kepada Aceng Kasum.
Sementara, dikonfirmasi BaskomNews.com mengenai sceenshot pesan Whatsapp yang sudah beredar ini, Aceng Kasum langsung menunjukan raut muka kaget dan terlihat kebingungan. Dengan alasan persoalan ini bukan merupakan kewenangannya untuk menanggapi, Aceng Kasum malah menyuruh BaskomNews.com mengkonfirmasi persoalannya ke Komisioner KPU yg lain.
“Oh, ini bukan bagian saya kang. Konfirmasi ke komisioner yang lain ya. Maaf bukan apa-apa, kalau saya salah ngomong nanti takutnya gimana-gimana. Maaf ya kang,” singkat Aceng Kasum.
Disinggung mengenai screenshoot pesan Whatsapp-nya menyingung persoalan sengketa Pileg 2019 Saan Mustofa, Aceng Kasum kembali enggan berkomentar kepada media.
“Untuk masalah ini, saya no coment,” singkatnya, sambil meminta izin pamit kepada BaskomNews.com dengan alasan masih ada pekerjaan KPU yang harus diselesaikannya. (red)












