BaskomNews.com – Konstalasi politik Pilkada Karawang 2020 terlihat masih dinamis. Penentuan sikap politik Partai Gerindra yang dikabarkan masih harus menunggu hasil survei sosok Gina Fadlia Swara pada Maret 2020 mendatang dibarengi dengan intensnya komunikasi politik dan pertemuan antara PKB, Gerindra dan parpol yang tergabung dalam Poros Juang (PDI Perjuangan, PAN, PPP, PBB, Hanura).
Balonbup H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) yang sebelumnya diberikan opsi ‘Jimmy-Yesi’ oleh PDI Perjuanan Jawa Barat terlihat semakin sering duduk satu meja dengan Poros Juang yang diwakili Ketua DPC PDI Perjuangan Karawang, Taufik Ismail.
Sementara itu, setelah selesai menerima kedatangan silaturahmi BalonWabup dr. Yesi Karya Lianti di Bale Sajiwa/kantor DPD PAN Karawang pada Sabtu siang (22/2/2020), para sore harinya petinggi PAN Karawang juga kedatangan Kang Jimmy ke kantornya.
Terpantau, Kang Jimmy bukan hanya berbincang hangat dengan Ketua dan Sekretaris DPD PAN Karawang, Bambang Maryono dan Dadan Suherndarsyah. Karena di Bale Sajiwa, juga terlihat masih ada Ketua DPC PDI Perjuangan Karawang, Taufik Ismail.
Setelah selesai berbicang-bincang, Taufik Ismail menuturkan, sampai saat ini dr. Yesi Karya Lianti terus intens melakukan komunikasi politik dengan para petinggi parpol di internal Poros Juang. Dikatakan Taufik Ismail, peta politik Pilkada Karawang khususnya di internal Poros Juang masih bersifat dinamis. Sehingga semua kemungkinan bisa saja terjadi (maksudnya Jimmy-Gina atau Jimmy-Yesi).
“Hari ini kita ngebahasa pertemuan di Resinda kemarin (pertemuan PKB, Gerindra dan Poros Juang),” tutur Taufik Ismail.

Disinggung mengenai pro kontra pencalonan dr. Yesi Karya Lianti di internal PDI Perjuangan Karawang, politisi yang lebih akrab disapa Kang Pipik ini menjelaskan, jika pro kontra di dalam berdemokrasi merupakan hal yang lumrah. Karena diyakininya, hari ini di setiap internal parpol sedang terjadi pro kontra, bukan hanya terjadi di internal partainya.
Namun demikian Kang Pipik menegaskan, ketika keputusan masing-masing DPP sudah keluar, maka apapun keputusannya tetap harus dihormati. Sehingga yang terpenting bagi Poros Juang saat ini adalah memaksimalkan ikhtiar politik.
“Di masing-masing internal partai juga teradi pro kontra. Tetapi kalau keputusan DPP sudah berjalan, ya kita harus menghormati semua itu. Sekarang mah ikhtiar saja semuanya. Siapa yang ikhtiarnya paling baik, saya rasa nanti hasilnya yang paling bagus,” kata Kang Pipik.
Setelah selesai melakukan bicang hangat di Bale Sajiwa, Kang Jimmy, Bambang Maryono dan Kang Pipik terlihat langsung bergegas ke sebuah cafe di Grand Taruma untuk menggelar pertemuan kembali dengan Ketua DPC Gerindra Karawang, Ajang Supandi.

Di dalam perjalan satu mobil, Kang Jimmy sempat memuji eksistensi Bambang Maryono sebagai Mantan Ketua Badan Anggaran DPRD Karawang. Yaitu dimana kecerdasan Bambang Maryono untuk menjawab beberapa persoalan pembangunan Karawang sebenarnya bisa digunakan untuk membantu proses percepatan pembangunan Karawang.
“Minta maaf lahir batin mas, kalau saya lalai dan salah. Alhamdulillah ini sama Mas Bambang nih. Ini keren sekali kalau besok otaknya dipake untuk membantu proses percepatan pembangunan yang dibutuhkan oleh rakyat. Pembangunannya yang langsung menyentuh yang dibutuhkan masyarakat. Jago ini, jago manajerial anggaran Mas Bambang ini. Lima tahun saya bersama beliau, beliau Ketua Badan Anggaran di DPRD Karawang,” tutur Kang Jimmy melalui video yang dikirimkan kepada awak media, seraya meminta Kang Pipik untuk Say Hello ke kamera handphone.
Sementara, selesai melakukan bincang hangat di Grand Taruma, Kang Jimmy kembali menuturkan, jika politik itu selalu bersifat dinamis. Ia menegaskan bahwa yang terpenting dalam berpolitik adalah tetap menjaga persahabatan. Sehingga Kang Jimmy meminta kepada semua pihak untuk tetap melakoni politik Pilkada 2020 dengan sikap riang gembira.
“Politik itu dinamis. Politik itu persahabatan. Berpolitik-lah dengan riang gembira. Karena secara prinsip, siapapun yang ditakdirkan Tuhan Yang Maha Esa, itulah besok putra terbaik Karawang,” kata Kang Jimmy.
“Setuju ya, jadi persahabatan kita tetap abadi ya,” timpal Kang Jimmy yang langsung dijawab ‘Setuju’ oleh Bambang Maryono, Kang Pipik dan Ajang Supandi. (red)












