Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

Karawang Mau Terapkan PSBB, Sutedjo : “Bupati Jangan Latah”

banner 468x60

BaskomNews.com – Pasca ramai pemberitaan Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana menyetujui rencana PSBB dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, wacana ini langsung mendapatkan tanggapan beragam dari publik Karawang.

Khususnya melalui postingan portal-portal berita media lokal di medsos facebook, mayoritas warga netizen Karawang yang setuju PSBB adalah mereka yang mengajukan syarat agar Pemda Karawang menanggung ‘resiko ekonomi’ warga selama PSBB.

banner 336x280

Adapun yang menolak PSBB, karena mereka tidak yakin jika Pemda Karawang sudah siap mempersiapkan PSBB. Pasalnya, persoalan BanGub Jabar, Bansos dan BLT untuk warga yang terkena dampak covid-19 juga masih menjadi polemik yang belum selesai.

Di kesempatan berbeda, menanggapi rencana PSBB ini Ketua Umum Barisan Rakyat (Barak) Indonesia, D. Sutedjo juga mempertanyakan kesiapan Pemda Karawang yang akan melakukan PSBB. Karena menurutnya, PSBB akan berdampak pada hajat hidup orang banyak.

Oleh karenanya, Sutedjo meminta agar Bupati Cellica ‘tidak latah’ dalam rencana PSBB sesuai arahan Gubernur Jawa Barat ini. Sebelum Pemda Karawang sudah melakukan kajian dan persiapan matang untuk melakukan PSBB.

“Pemda Karawang jangan latah ikut-ikutan, kaji bener, jangan main-main ini persoalan hidup orang banyak,” tutur D. Sutedjo, kepada BaskomNews.com, Rabu (29/0/2020).

Sutedjo juga mengingatkan Pemda bahwa masyarakat Kabupaten Karawang tidak sedikit yang profesinya sebagai tukang ojeg, petani, buruh, pedagang dan pekerja non formal lainnya yang tentu erat kaitannya langsung dengan PSBB apabila diterapkan di Karawang.

“PSBB harus dikaji matang, di Karawang itu tidak sedikit profesi tukang ojeg, tukang becak, petani, pedagang, buruh. Pertanyaanya saya apakah cukup keuangan Karawang untuk menggelontorkan bantuan terhadap mereka yang terkena dampak PSBB,” tanya Sutedjo.

Menurutnya, penerapan PSBB bukan hanya terdampak pada masyarakat bawah, tetapi terdampak kepada semuanya. Sehingga sikap pemerintah untuk melakukan PSBB jangan saampai ceroboh, harus dipertimbangkan matang-matang dari semua dampaknya.

“Ya kalo sampai PSBB perekonomian pasti anjlok. Nah, di sini Pemerintah Karawang siap gak untuk membantu mereka yang terdampak. Bukan hanya puluhan keluarga bisa jadi ratusan, ribuan bahkan jutaan keluarga yang terkena dampak,” tandasnya. (red)

banner 336x280