Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Pemkab Tak Beli Beras Dapur Umum dari Calo Beras

banner 468x60

BaskomNews.com – Kabar mengenai Pemerintah Kabupaten Karawang yang menunjuk salah satu bandar beras untuk logistik bantuan terhadap warga terdampak covid-19 disikapi oleh beberapa tokoh petani Karawang.

Salah seorang tokoh petani Karawang, Saepul Bahri meminta pemkab untuk membeli logistik beras tersebut langsung kepada para petani, bukan kepada para calo beras. Terlebih, saat ini harga gabah di Karawang sedang anjlok.

banner 336x280

“Pemkab harus bisa membeli hasil panen para petani Karawang. Ya sekarang harga gabah anjlok, Rp 3.500 sampai Rp 4.000. Jadi saya berharap pemerintah untuk membeli dengan harga yang tinggi. Kalo bandar beras yang ditunjuk dengan harga Rp 10.500, maka seharusnya harga gabah Rp 5.500 sampai Rp 6.000,” tutur Saepul Bahri, kepada BaskomNews.com, Senin (4/5/2020).

Dijelaskannya, dengan harga gabah Rp 3.500 sampai Rp 4.000 tersebut sudah jelas tidak sesuai dengan biaya produksi yang dikelurkan para petani. Sehingga dengan harga jual gabah seperti ini, para petani dipastikan akan mengalami kerugian produksi hasil panen.

“Ya dengan harga itu petani pasti mengalami kerugian. Kalau sudah rugi bagaimana nasib kami sebagai petani. Nah, kami berharap bener dengan pemerintah untuk memberikan solusi terhadap kami. Itu Pemda Karawang aja bisa nunjuk bandar beras, kenapa gak bisa membeli hasil panen kami,” sindir Saepul Bahri.

Sebelumnya diberitakan, Pemkab Karawang telah menggelar rapat koordinasi mengenai persiapan Pembatasan Sosial Berskala Bersar (PSBB) bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) pada Jumat kemarin (1/5/2020).

Saat rapat berlangsung, Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana memperkenalkan seorang pengusaha bernama H. Dede kepada Kadin dan Apindo. Bupati meminta Kadin dan Apindo ikut berpartisipasi menyumbang logistik beras untuk persiapan PSBB. Dan bupati menyarankan agar Kadin dan Apindo membeli beras di Toko Tani H. Dede. (red)

banner 336x280