BaskomNews.com – Terkait polemik beras berbau dan berkutu untuk dapur umum yang disudah didistribusikan ke setiap kecamatan, Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, Acep Jamhuri menegaskan jika Pemkab akan menarik kembali beras tersebut dan akan menggantinya dengn beras premium yang berkualitas bagus.
Ditegaskan Sekda, penarikan beras-beras yang sudah didistribusikan di beberapa kecamatan itu akan dilakukan secepatnya.
“Kita akan ganti lagi, kita akan tarik, kita ganti dengan beras premium yang berkualita bagus sekalian,” tutur Acep Jamhuri, yang masih merupakan Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Karawang.
Meskipun banyak ditemukan beras berbau dan berkutu, namun menurut Acep, beras tersebut sebenarnya masih layak untuk dimakan, dan hanya beberapa karung beras saja yang rusak.
“Sebenarnya beras itu masih layak makan, hanya beberapa karung saja yang memang apek tidak semua, tidak semua rusak enggak, dan Bulog juga mau mengganti,” kata Acep kembali menegaskan.
Disinggung soal besaran anggaran pembelian beras-beras tersebut, Acep menjelaskan, beras-beras yang didistribusikan saat ini adalah beras cadangan yang di beli Pemda dari anggaran persediaan pangan tahun 2019 lalu sebesar kurang lebih Rp 1-2 Miliar, sebanyak 84 ton.
“Cadangan beras dari Pemda kan 84 ton dibeli oleh anggaran Pemda, ditambah cadangan beras dari pusat sehingga total mencapai 100 ton, dengan besar anggaran kalau tidak salah Rp 1-2 Miliar,” pungkasnya. (red)






