Sekitar 3 jam ratusan warga menunggu di depan Lapas Kelas II A Karawang. Sekitar pukul 15.00 WIB, ketiga tersangka baru dikeluarkan
BaskomNews.com – Penjemputan 3 tersangka dugaan penyerobotan tanah Mesjid Al-Mukaromah Desa Tanjungsari Kecamatan Cilebar di Lapas Kelas II A Karawang diwarnai isak tangis warga.
Sekitar 3 jam ratusan warga menunggu di depan Lapas Kelas II A Karawang. Sekitar pukul 15.00 WIB, ketiga tersangka baru dikeluarkan.
Saat 3 tersangka keluar dari Lapas, warga yang sudah berkumpul untuk untuk mengamankan tersangka dengan satu buah mobil langsung berteriak “Alahu’akbar Alahu’akbar”.
Sebagian warga yang tidak kuat menahan haru terlihat menangis. Terlebih saat 3 tersangka pun khususnya Ibu Otih terlihat menangis menyucurkan air mata.
Wakil Bupati Karawang, Kang Jimmy yang turut menggandeng 3 tersangka keluar dari Lapas pun ikut-ikutan melakukan pengamanan agar warga yang sudah berjejer lebih tertib.
“Kasih jalan kasih jalan. Langsung pulang ya langsung pulang lewat dana jalan Baru Tanjung Pura sana,” teriak Kang Jimmy, saat beriringan dengan sebuah mobil yang di dalamnya sudah ada 3 tersangka untuk dibawa pulang.
Sementara itu, salah seorang warga Abdul Kholik mengaku sangat bahagia karena kades, ketua DKM Mesjid dan ibu Otih sudah dipastikan bisa dibawa pulang ke rumah.
“Alhamdulillah bersyukur. Bahagia a (kepada BaskomNews.com). Karena akhirnya kami mendapatkan keadilan,” katanya yang masih terlihat meneteskan air mata. (king)







