Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

H. Wahyu : “Justru Kami yang Kena Tipu, Sampai Dia Serahkan Tanah dan Sertifikat Rumah sebagai Jaminan”

Direktur Utama Al-Madinah H. Wahyu saat menunjukan kepada salah seorang jamaah umroh, terkait surat dan sertifikat Tanah dan rumah "si penipu" penjual tiket kepada pihaknya.
banner 468x60

BaskomNews.com – Ternyata masih banyak fakta yang belum terkuak di balik ramainya pemberitaan “dugaan penelantaran 87 jamaah umroh” oleh KBIH Al-Madinah. Terus-terusan diberitakan negatif lewat media massa, ternyata Al-Madinah sendiri mengaku kena tipu oleh perusahaan di penjual tiket.

Adanya keterlambatan pemulangan 87 jamaah umroh oleh Al-Madinah, ternyata semuanya karena faktor “tiket bodong” yang didapatkan Al-Madinah dari salah satu perusahaan penjual tiket.

banner 336x280

“Bapak-bapak dan ibu-ibu tahu sendiri, ternyata setelah saya cek, tiketnya bodong. Makanya ada keterlambatan pemulangan, dan pemberangkatannya dibagi menjadi dua maskapai. Karena saat itu saya coba cari tiket lain dadakan supaya bapak-bapak dan ibu-ibu tetap bisa berangkat,” kata Direktur Utama KBIH Al-Madinah, H. Wahyu.

Bukan hanya tiket pemberangkatan yang bodong, H. Wahyu juga menjelaskan, jika ternyata tiket pemulangan yang ia dapatkan untuk para jamaah umroh juga bodong. Sehingga H. Wahyu mengaku harus berkoordinasi dengan tim Maskapai untuk memesan tiket lain, agar para jamaah umroh tetap bisa berangkat.

Kendati demikian, H. Wahyu mengaku jika sampai saat ini Al-Madinah sudah melunasi semua biayai pemberangkatan dan pemulangan 87 jamaah umroh yang nominalnya mencapai Rp 2 miliar lebih.

Sementara kaitannya dengan pihak perusahaan yang menjual tiket bodong kepada Al-Madinah, H. Wahyu menjelaskan, pemilik perusahaan penjual tiket tersebut sudah menyerahkan surat tanah dan sertifikat rumahnya sebagai jaminan biaya pengganti atas kerugian atau penipuan yang dialami dirinya.

“Ini cerita yang sebenarnya saya jelaskan dengan sebenar-benarnya. Mumpung di sini juga ada wartawan. Jadi si penipu sudah menyerahkan surat tanah dan sertifikatnya,” kata H. Wahyu, saat melakukan pertemuan dengan para jamaah di kantonya di Jalan Panathayuda II No. 3 GOR Karawang, Jumat (26/1/2018).

“Yaitu atas nama Ibu Eli Indrawati. Dia sebagai pemilik dari Elza Wisata perusahaan travel yang berkedudukan di Cimanggis Depok. Silahkan sini ibu bisa cek sendiri surat dan sertifikat tanah yang ia jadikan jaminan,” pungkas H. Wahyu, saat meminta salah seorang jamaah umroh untuk melakukan cek sendiri.(king)

banner 336x280