Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

Karawang Berduka, KH. Mamduh Mastari Berpulang

banner 468x60

Almarhum wafat setelah mengalami perawatan selama 6 hari di RS Lira Medika. Rencananya, jenazah almarhun akan dimakamkan di pemakaman keluarga

BaskomNews.com – Masyarakat Karawang khususnya para ulama, kiyai, uatadz dan tokoh agama lainnya kembali berduka.

Pasalnya, Karawang kembali kehilangan sosok kiyai besar yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan dakwah dan pendidikan agama islam. Yaitu wafatnya Pimpinan Pondok Pesantren Tarbiyatul Wildan Rawamerta, KH. Mamduh Mastari.

banner 336x280

Berdasarkan keterangan dari keluarga almarhun, almarhum yang lebih akrab disapa Mama Mamduh ini wafat pada Sabtu (10/3/2018), sekitar pukul 02.00 WIB di Rumah Sakit Lira Medika Lamaran Karawang.

Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari saat melayat ke rumah duka

Almarhum wafat setelah mengalami perawatan selama 6 hari di RS Lira Medika. Rencananya, jenazah almarhun akan dimakamkan di pemakaman keluarga. “Dirawat dari hari selasa di Lira Medika. Wafat tadi subuh sekitar jam 02.20 WIB,” tutur Pimpinan Pondok Pesantren Nihayatul Amal Rawamerta, KH. Bubun Bunyamin, saat terlihat takziah di kediaman almarhum.

Berdasarkan pantauan BaskomNews.com di kediaman almarhum di Kompleks Ponpes Tarbiyatul Wildan, di Dusun Krajan Satu RT 007/004, Desa Sukamerta, Kecamatan Rawamerta – Karawang, ratusan tokoh agama dan para santri terus berdatangan.

Sekitar pukul 15.45 WIB, Wakil Bupati Karawang, KH. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) terlihat baru sampai di kediaman almarhum untuk melakukan takziyah. Di lokasi, Kang Jimmy langsung berbaur dengan para ulama, kiyai, ustadz dan santri untuk melakukan tahlil.

Kepada BaskomNews.com, Kang Jimmy sendiri memastikan bahwa masyarakat Karawang, khususnya warga Nahdatul Ulama (NU) pasti merasa kehilangan dengan wafatnya almarhum. Karena diakuinya, almarhum merupakan sosok kiyai yang berpengaruh terhadap perkembangan dakhwa islam di Karawang.

Khususnya di Kecamatan Rawamerta yang dikenal sebagai kampung santrinya Karawang. “Innalillah wainna ilaihi rojiun. Semoga balasan syurga untuk almarhum. Dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tandas Kang Jimmy. (red)

banner 336x280