“Kalau akibat jatuh tidak mungkin dan lukanya pun tidak mungkin seperti itu”
BaskomNews.com – Mayat wanita yang ditemukan mengambang di sekitar Bendungan Walahar, Klari, Karawang, Rabu (14/3/2018), diduga korban penganiayaan. Hal tersebut diperoleh dari hasil pemeriksaan sementara pada jazad korban oleh dokter forensik RSUD Karawang.
“Pada bagian wajah korban ditemukan luka terbuka di dagu, dan pada bagian gigi atas korban juga patah dan rusak. Ini akibat kekerasan, karena kondisi gigi bagian atas korban rusak. Kalau akibat jatuh tidak mungkin dan lukanya pun tidak mungkin seperti itu,” ujar Dokter Forensik RSUD Karawang, Hafifulsyah.
Mayat wanita tanpa identitas tersebut ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB, mengambang di sekitar Bendungan Walahar dengan kondisi tengkurep, tanpa mengenakan baju (hanya memakai celana jeans dan BH).
“Korban mempunyai ciri tai lalat pada bagian pipi kanan, tepatnya 5 senti dari bawah mata, dan sudah dalam kondisi membusuk. Diperkirakan sudah meniggal selama 3 hari,” kata Hafifulsyah. (zak)














