“Kepada para DPRD, untuk segera membahas Perda Anti Maksiat. Karena kondisi kemaksiatan di Karawang sudah tidak terkontrol,”
BaskomNews.com – Ratusan masyarakat muslim Karawang yang tergabung dalam Aliansi Pergerakan Islam Karawang (ASPIKA) melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Bupati Karawang, Jumat (20/4/2018).
Mereka menuntut agar Pemkab dan DPRD Karawang segera membuat Perda Anti Maksiat. Pasalnya, beberapa dugaan persoalaan praktek maksiat seperti minuman keras (miras) di Tempat Hiburan Malam (THM) masih bebas diperjual belikan.
Terlebih sebentar lagi menjelang bulan suci ramadhan. Sehingga masa aksi demonstrasi ASPIKA yang terdiri dari 14 Ormas di Karawang ini menuntut agar Pemkab dan DPRD Karawang lebih peka terhadap kondisi keagamaan di masyarakat.
Dalam aksi demonstrasi ini, salah seorang orator aksi juga menyindir adanya persoalan tari striptis di salah satu THM di Karawang. Namun beruntung, atas kesigapan pihak kepolisian, akhirnya persoalan tersebut langsung diamankan.
“Kepada para DPRD, untuk segera membahas Perda Anti Maksiat. Karena kondisi kemaksiatan di Karawang sudah tidak terkontrol,” tutur salah seorang orator aksi ASPIKA, Ustadz Yayan Sopian.(zay)






