Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

Hampir Sepekan, Polisi belum Bisa Pecahkan Misteri Mayat Gosong Tanpa Kepala di Ciranggon

banner 468x60

“Kita masih bekerja. Ada kesulitan mengungkap identitas korban, karena hampir seluruh tubuh korban terkena luka bakar. selain itu, bagian tubuh korban tidak utuh, seperti kepala dan kakinya, tidak ada”

BaskomNews.com – Enam hari sudah berlalu, Polisi belum juga bisa mengungkap misteri mayat gosong tanpa kepala dan kaki yang ditemukan di Dusun Ciranggon, Majalaya, Karawang.

Meski beberapa bukti ditemukan, berikut ciri-ciri yang melekat pada tubuh korban, namun tentang siapa korban dan motif pembunuhannya, masih tampak ‘gelap’. Bahkan, hingga enam hari pasca ditemukannya mayat gosong tanpa kepala dan kaki tersebut, belum ada warga yang datang ke Mapolres Karawang, melaporkan kehilangan anak atau anggota keluarganya, yang memiliki ciri menyerupai korban.

banner 336x280

“Kita masih bekerja. Ada kesulitan mengungkap identitas korban, karena hampir seluruh tubuh korban terkena luka bakar. selain itu, bagian tubuh korban tidak utuh, seperti kepala dan kakinya, tidak ada,” ujar Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Maradona, beberapa hari lalu, kepada wartawan.

Maradona memaparkan, dari penyelidikan dan hasil forensik diperoleh ciri-ciri yang melekat pada tubuh korban. Yakni, ada tato bergambar peri kupu-kupu di bagian pundak, dan tato bertuliskan “Rolling Stones” di dada (atas payudara). Koran juga mengunakan sweater bertuliskan Green dan kaos merk “3-Second”.

Tato di tubuh korban yang masih tampak

“Usianya diperkirakan 19 tahun. Sebelum dibakar, korban dibunuh terlebih dulu, kemudian dimutilasi,” katanya.

Ada beberapa petunjuk yang ditemukan di TKP penemuam mayat goosong tanpa kepala dan kaki tersebut. Selain sepotong bambu bekas pembakaran, polisi juga menemukan sepotong serapam sekolah batik di gudang bekas penggilingan padi, yang berjarak 300 meter di TKP.

Selain itu, Polisi juga menemukan gambar peri kupu-kupu yang mirip dengan tato korban di dinding gudang kosong bekas penggilingan padi itu. Sementara warga setempat menuturkan, TKP penemuan mayat gosong tanpa kepala dan kaki itu merupakan tempat ngumpul para anak-anak Vespa gembel. Bahkan, dua hari sebelum ditemukannya mayat itu, warga masih melihat aktibitas ngumpul anak-anak Vespa gembel di TKP.

Sementara itu, saat kegiatan Comander Wish, Jumat (8/12/17), Kapolres Karawang AKBP Hendy F. Kurniawan menginstruksikan seluruh jajarannya untuk menindak tegas pelaku kejahatan. Bahkan, orang nomor satu di institusi Kepolisian Karawang itu juga memerintahkan kepada jajarannya untuk tidak ragu-ragu menembak di tempat pelaku kejahatan yang dianggap membahayakan anggota dan masyarakat.

“Saya sudah katakan dan saya perintahkan untuk tindak tegas pelaku kejahatan tetapi dengan berpedoman pada Protap 01 Tahun 2009 tentang penggunaan kekuatan dalam tindakan kepolisian,” kata Hendy. (Bayu SiD)

banner 336x280