“Beruntung, sopir dan dua penumpangnya, yakni Dani dan Syaiful cepat menyelamatkan diri keluar dari angkot tersebut”
BaskomNews.com – Sebuah angkutan kota (angkot) jurusan Cikampek, diseruduk kereta api di perlintasan kereta api tanpa palang pintu Kampung Sukaseuri, Desa Sarimulya, Kotabaru, Karawang. Saat kejadian, angkot berpenumpang tiga orang (termasuk sopir) itu mendadak tak bisa melaju saat melintas di palang pintu tersebut, karena bannya masuk ke dalam lubang.
Informasi yang dihimpun, lokasi kejadian tepatnya di perlintasan kereta api KM 85 + 9 arah Jakarta menuju Bandung,di Kampung Sukaseuri, Desa Sarimulya, Kotabaru, Karawang.
Tiga orang yang berada dalam angkutan kota (angkot) biru (Cikampek), nyaris kehilangan nyawa. Beruntung, sebelum kereta api menyeruduknya, mereka sudah menyelamatkan diri, keluar dari angkot.
“Peristiwa terjadi pada Minggu (25/2/2018) sekitar pukul 21.30 WIB,” ujar Kapolsek Kotabaru, IPDA Asep Nugraha, kepada BaskomNews.com.
Kejadian bermula, saat sopir angkot Cikampek bernopol T 1989 AG, Muhamad Ridwan, mengemudikan angkotnya dari kontrakannya. Saat menyebrang rel kereta api, tiba-tiba roda bagian depan masuk lubang galian sebelah kiri dan kendaraan tidak dapat bergerak. Tak lama, datang kereta api Parahiangan dari arah Jakarta menuju Bandung.
“Beruntung, sopir dan dua penumpangnya, yakni Dani dan Syaiful cepat menyelamatkan diri keluar dari angkot tersebut,” lanjutnya.
Angkotpun terpental 10 meter, dan rusak berat. “Kita langsung lakukan olah TKP dan menghubungi pihak Stasiun Cikampek, kemudian melakukan pemeriksaan terhadap saksi maupun korban,” kata Kapolsek. (zak)














