Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

Kota Industri, Tapi Warga Karawang (masih) Kesulitan Mendapatkan Pekerjaan, Ini Buktinya…

banner 468x60

“Saya tak bisa berbuat banyak, karena keterbatasan kewenangan”

BaskomNews.com – Inilah salah satu bukti, sulitnya warga Karawang untuk mendapatkan pekerjaan di kampungnya sendiri. Padahal, Karawang merupakan kabupaten lumbung padi yang  juga kota industri, dengan UMK tertinggi di Jabar.

Beberapa hari lalu, seorang bapak, warga Desa Cadas Kertajaya, Telagasari, Karawang, datang ke kediaman Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari, di Desa Ciwulan, Telagasari, Karawang.

banner 336x280

Si bapak, dengan raut wajah memelas, menyerahkan lamaran pekerjaan milik cucunya. Bapak tersebut, mengaku sudah hampir putus asa, mencarikan pekerjaan buat cucunya. Sejumlah pabrik dan perusahaan sudah dijajalnya, namun hasilnya nihil. Bahkan sejumlah uang sudah dikeluarkannya untuk melicinkan lahan pekerjaan buat cucunya itu.

“Abi tos hampir putus asa Pak Wabup. Sadaya pabrik jeung perusahaan tos dijajal, tapi teu aya hasil, nyariosna teu aya lowongan. Bahkan abi tos sababaraha kali katipu. Kaluar artos (Saya sudah hampir putus asa Pak Wabup. Banyak pabrik dan perusahaan dijajal, namun tak ada hasil, bilangnya tak ada lowongan. Bahkan saya sudah beberapa kali kena tipu. Keluar uang),” ujar bapak tersebut, kepada Wabup Karawang yang akrab disapa Kang Jimmy itu.

Bukan tanpa rasa malu dan sungkan, si bapak nekat mendatangi Kang Jimmy dan meminta bantuan untuk pekerjaan cucunya, karena memang sudah tak ada jalan lain lagi. Hanya Kang Jimmy, yang menurut dia bisa menjadi solusi dari kebuntuan buat masa depan cucunya itu.

“Saya terima dulu ini Pak. Dan saya akan berusaha sebisa mungkin, untuk mendapatkan pekerjaan buat cucu Bapak,” ucap Kang Jimmy, seraya menerima amplop coklat berisi lamaran kerja itu.

Kepada BaskomNews.com, yang kebetulan berada di lokasi saat itu, Kang Jimmy mengaku kalau fenomena warga Karawang yang sulit mendapatkan pekerjaan di kampungnya sendiri, memang benar adanya.

“Kita (Kabupaten Karawang) merupakan kabupaten lumbung padi dan kota industri, yang memiliki ribuan pabrik dan perusahaan. Tapi, angka pengangguran masih tinggi. Ini harus dicarikan solusinya,” ujarnya.

Dia juga mengaku tak bisa berbuat banyak dalam hal tersebut, lantaran keterbatasan kewenangan, karena posisinya sebagai wakil bupati.

“Yang sekarang bisa saya lakukan adalah ikhtiar dan menekan Disnakertrans Karawang untuk bekerja maksimal. Tak bisa melakukan yang lebih, karena keterbatasan wewenang,” katanya. (Bayu SiD)

banner 336x280